Thu,23 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Solusi Teknologi Masih Tersendat, Pakar Dorong Integrasi Biologi dan Termal Atasi Tumpukan Sampah

Solusi Teknologi Masih Tersendat, Pakar Dorong Integrasi Biologi dan Termal Atasi Tumpukan Sampah

solusi-teknologi-masih-tersendat,-pakar-dorong-integrasi-biologi-dan-termal-atasi-tumpukan-sampah
Solusi Teknologi Masih Tersendat, Pakar Dorong Integrasi Biologi dan Termal Atasi Tumpukan Sampah
service

Jakarta, NU Online

Pakar Ilmu Rekayasa Termal dari Institut Teknologi Bandung (ITB) Pandji Prawisudha menilai tumpukan sampah yang terus meningkat di berbagai kota besar di Indonesia menunjukkan kegagalan sistem pengelolaan yang selama ini berjalan.

Di tengah kondisi tersebut, ia mendorong agar pendekatan teknologi berbasis biologi dan termal menjadi solusi strategis, meski implementasinya masih menghadapi berbagai hambatan.

Pandji menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak bisa lagi mengandalkan metode konvensional seperti penimbunan di tempat pembuangan akhir (TPA).

“Selama ini kita terlalu bergantung pada sistem kumpul-angkut-buang, padahal itu hanya memindahkan masalah, bukan menyelesaikan. Teknologi biologi dan termal seharusnya menjadi bagian utama dalam sistem pengolahan sampah,” ujarnya dalam Webinar Cengkrama Iklim bertajuk Bijak Kelola Sampah, Jaga Iklim Kita: Inovasi Teknologi Menuju Indonesia Asri, yang digelar pada Senin (30/3/2026).

Menurutnya, teknologi biologi seperti pengomposan dan biodigester efektif untuk mengolah sampah organik, sementara teknologi termal seperti insinerasi atau waste to energy mampu menangani residu sampah yang tidak dapat didaur ulang.

“Pendekatan biologi bekerja dengan memanfaatkan mikroorganisme untuk mengurai sampah organik menjadi kompos atau biogas. Sementara teknologi termal berfungsi mengurangi volume sampah secara signifikan sekaligus menghasilkan energi,” jelas Pandji.

Ia menyoroti lambannya adopsi teknologi tersebut di Indonesia. Menurutnya, persoalan bukan terletak pada ketersediaan teknologi, melainkan pada tata kelola dan komitmen kebijakan pemerintah.

“Teknologinya sudah ada dan terbukti di banyak negara. Persoalannya ada pada implementasi, mulai dari perencanaan oleh pemerintah yang tidak matang dan pendanaannya,” tegas Pandji

Ia juga menekankan pentingnya integrasi antara kedua pendekatan tersebut agar sistem pengelolaan sampah menjadi lebih efektif dan berkelanjutan.

“Kita tidak bisa memilih salah satu. Harus ada integrasi antara teknologi biologi dan termal. Sampah organik diolah secara biologis, sementara residunya ditangani dengan teknologi termal. Dengan begitu, beban TPA bisa ditekan secara signifikan,” katanya.

Di sisi lain, Pandji mengingatkan bahwa tanpa perubahan perilaku masyarakat dalam memilah sampah, teknologi secanggih apa pun tidak akan optimal.

“Kalau dari hulu tidak dipilah, maka di hilir akan sulit. Teknologi itu hanya alat, kunci utamanya tetap pada kesadaran dan sistem yang terintegrasi,” ujarnya.

Ia menyampaikan dengan kondisi TPA yang semakin penuh dan krisis sampah yang kian nyata, dorongan untuk mengadopsi teknologi biologi dan termal menjadi semakin mendesak.

“Tanpa langkah konkret, tumpukan sampah berpotensi terus membesar dan menjadi ancaman serius bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.