Sun,23 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Top News
  3. Tabrakan pesawat kecil di gedung tertinggi Beijing, satu orang tewas

Tabrakan pesawat kecil di gedung tertinggi Beijing, satu orang tewas

tabrakan-pesawat-kecil-di-gedung-tertinggi-beijing,-satu-orang-tewas
Tabrakan pesawat kecil di gedung tertinggi Beijing, satu orang tewas
service

Beijing (ANTARA) – Pemerintah distrik Chaoyang Beijing mengatakan satu orang tewas dan 13 orang luka-luka karena insiden pesawat kecil yang menabrak gedung tertinggi di Beijing, CITIC Tower pada Jumat (26/6) sore.

“Pada pukul 17.55 tanggal 26 Juni 2026, di dekat Jalan Lingkar Ketiga Timur, Distrik Chaoyang, sebuah pesawat olahraga ringan bermesin tunggal dua kursi menabrak sebuah gedung bertingkat tinggi saat terbang. Di dalam pesawat hanya terdapat pilot (1 orang) yang telah meninggal dunia,” demikian disebut dalam laman media sosial pemerintah distrik Chaoyang seperti yang dikutip ANTARA di Beijing, Sabtu.

CITIC Tower (juga dikenal sebagai China Zun) berketinggian 528 meter dengan memiliki 108 lantai di atas tanah dan 7 lantai di bawah tanah.

“Sedangkan 13 orang lain di lokasi kejadian mengalami luka-luka. Saat ini, para korban luka sedang menjalani perawatan intensif. Situasi terkait sedang diselidiki lebih lanjut oleh instansi terkait,” demikian disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Gedung tersebut merupakan kantor pusat dari perusahaan milik negara (BUMN) China dalam hal ini diwakili oleh Kementerian Keuangan Tiongkok dengan sejumlah pilar bisnis yaitu keuangan, manfaktur cerdas, bahan baku, hingga pengoperasian kota pintar.

Gedung itu berada dikawasan bisnis utama Beijing, berada di seberang kantor media pemerintah CCT serta dikelilingi banyak gedung perkantoran perusahaan dalam dan luar negeri maupun kedutaan besar negara asing. Lokasi itu juga hanya berjarak sekitar 6 kilometer dari pusat kota Beijing, Lapangan Tiannamen.

Dari video yang beredar di media sosial China tapi segera dihapus tampak serpihan pesawat berjatuhan setelah menabrak salah satu lantai. Dua panel kaca di lantai atas rusak.

Tangkap layar pecahan pesawat kecil setelah menabrak gedung tertinggi di Beijing, CITIC Tower pada Jumat (26/6). (ANTARA/Desca Lidya Natalia)

Pesawat tersebut disebut sebagai pesawat olahraga ringan bermesin tunggal dengan dua kursi yang teregistrasi milik Shuangyue General Aviation.

Perusahaan itu menawarkan layanan seperti pelatihan pilot, penerbangan rekreasi pribadi, dan fotografi udara.

Masih menurut media sosial, polisi saat kejadian langsung datang dan kemudian mencegah orang mengambil gambar dan meminta masyarakat yang sudah merekam video untuk menghapusnya sambil meminta orang-orang menjauh dari gedung. Puluhan mobil polisi dan beberapa truk pemadam kebakaran berjejer di jalan-jalan terdekat.

Hingga kini belum diketahui apakah kecelakaan tersebut terjadi secara tidak sengaja atau disengaja.

Hingga Sabtu (27/6) siang, jalan-jalan di sekitar CITIC Tower ditutup dan polisi berjaga di sekitar lokasi. Hanya orang-orang yang dapat membuktikan bahwa mereka bekerja di kawasan tersebut yang diizinkan masuk.
Insiden tabrakan tersebut terjadi setelah Beijing melarang pembelian, penyewaan dan penerbangan “drone” tanpa izin demi keamanan publik sejak 1 Mei 2026.

Kecelakaan pesawat terakhir di Beijing terjadi pada 2022, ketika satu helikopter wisata jatuh dalam penerbangan antara distrik Changping dan Fangshan, menewaskan dua orang di dalamnya.

Baca juga: Kedubes China: Dua WN China jadi korban tabrakan pesawat di Washington

Baca juga: Investigasi kecelakaan China Eastern Airlines MU5735 masih berlanjut

Baca juga: Tak ada korban China Eastern selamat, otoritas sebut janggal

Pewarta: Desca Lidya Natalia
Editor: Azis Kurmala
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.