Sat,2 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Tambang Emas Ilegal di Aceh Marak, Penanganannya?

Tambang Emas Ilegal di Aceh Marak, Penanganannya?

tambang-emas-ilegal-di-aceh-marak,-penanganannya?
Tambang Emas Ilegal di Aceh Marak, Penanganannya?
service

  Tambang emas ilegal merupakan persoalan serius di Aceh.  Data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, menunjukkan kegiatan tambang emas tanpa izin tersebar di Aceh Jaya, Aceh Selatan, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Tengah. Dijelaskan pula bahwa pertambangan itu umumnya menggunakan air raksa atau merkuri. Pansus DPA Aceh menemukan, pertambangan emas ilegal terjadi di 450 titik dengan jumlah alat berat atau eksavator mencapai 1.000 unit. Setiap alat berat wajib menyetor Rp30 juta per bulan untuk biaya keamanan yang uang tersebut diberikan kepada oknum di wilayah masing-masing. Muzakir Manaf, Gubernur Aceh, menyatakan Pemerintah Aceh akan menata kembali sektor pertambangan. Gubernur memberi waktu dua minggu bagi para pelaku tambang ilegal untuk menghentikan aktivitasnya dan mengeluarkan alat berat mereka.   Tambang emas ilegal masih menjadi persoalan utama di Aceh. Data Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Aceh, menunjukkan kegiatan ini tersebar di  Aceh Jaya, Aceh Selatan, Pidie, Aceh Barat, Nagan Raya, dan Aceh Tengah. Dijelaskan pula bahwa pertambangan itu umumnya menggunakan air raksa atau merkuri. Data Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Aceh, memaparkan bahwa tambang emas tanpa izin ini berada di Kabupaten Pidie, Aceh Jaya, Aceh Barat Daya, Nagan Raya, Aceh Selatan, Aceh Barat, dan Aceh Tengah. Hasil perhitungan Walhi Aceh 2023 menunjukkan luas tambang mencapai 6.805 hektar dan meningkat pada 2024 menjadi 8.107 hektar. Diperkirakan, luas tambang emas ilegal di Aceh Barat mencapai 4.223 hektar, Nagan Raya (2.505), Pidie (800 hektar), Aceh Jaya (443 hektar), Aceh Tengah (97 hektar), Aceh Selatan (31 hektar), dan Aceh Besar (5 hektar). “Kerusakan yang ditimbulkan di hutan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.