Sat,8 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Tambang Koltan di Kongo Timur Runtuh, 227 Orang Tewas Tertimbun 

Tambang Koltan di Kongo Timur Runtuh, 227 Orang Tewas Tertimbun 

tambang-koltan-di-kongo-timur-runtuh,-227-orang-tewas-tertimbun 
Tambang Koltan di Kongo Timur Runtuh, 227 Orang Tewas Tertimbun 
service

Jakarta, NU Online

Lebih dari 200 orang meninggal dunia akibat tertimpa reruntuhan tanah di Tambang koltan (kolumbit dan tantalit) di Kota Rubaya, Wilayah Masisi, Kivu Utara, Republik Demokratik Kongo pada Rabu (28/1/2026).

Jumlah korban meninggal dunia ini dikonfirmasi oleh Lumumba Kambere Muyisa, pejabat setempat kepada Reuters pada hari Jumat (30/1/2026). Sementara itu, seorang pejabat secara anonim menyebut korban meninggal dunia akibat runtuhnya tambang telah mencapai 227 orang.

“Kita sedang berada di musim hujan. Tanahnya rapuh. Tanah itulah yang ambruk saat para korban berada di dalam lubang,” terang Muyisa.

Tambang Rubaya merupakan salah satu penghasil koltan terbesar dunia. Pada tahun 2023, tambang ini memproduksi sekira 40 persen kebutuhan koltan global dengan lebih dari 15 persen pasokan tantalum dunia berasal dari Rubaya. 

Reuters melaporkan penduduk setempat menggali secara manual dengan upah beberapa dolar per hari di lokasi tambang yang telah berada di bawah kendali kelompok pemberontak AFC/M23 sejak tahun 2024.

Melansir NPR. Seorang mantan penambang di lokasi tersebut mengatakan kepada Associated Press bahwa insiden tanah longsor telah berulang kali terjadi karena terowongan digali dengan tangan, dibangun dengan buruk, dan dibiarkan tanpa perawatan.

“Orang-orang menggali di mana-mana, tanpa kendali atau tindakan keselamatan. Di satu lubang galian, bisa ada sebanyak 500 penambang, dan karena terowongan-terowongan itu berjalan sejajar, satu runtuhan dapat memengaruhi banyak lubang galian sekaligus,” kata Clovis Mafare.

Apa itu mineral koltan?

Secara kimia, tantalit mirip dengan kolumbit. Keduanya sering dikelompokkan bersama sebagai mineral semi-tunggal yang disebut koltan (coltan, “columbite-tantalite”) dalam banyak panduan mineral. 

Kelompok mineral hitam tantalit merupakan sumber utama unsur kimia tantalum sebuah logam tahan korosi (panas dan asam) yang sangat dibutuhkan oleh produsen telepon seluler, komputer, komponen kedirgantaraan, dan turbin gas. 

Kendali M23 atas sumber daya di Wilayah Kivu Utara dan Selatan

Geopolitical Monitor menulis pada Januari 2025, kelompok bersenjata M23 menyerang dengan kekuatan penuh dan menaklukkan Goma, ibu kota Kivu Utara. 

Pada Februari, wilayah kekuasaannya meluas setelah merebut Bukavu, ibu kota Kivu Selatan, yang semakin memperkuat kendali kelompok M23 atas sumber daya dan jalur perdagangan utama. Konflik kemudian meningkat lebih lanjut di wilayah Masisi (lokasi penambangan koltan di Rubaya) dan Lubero.

Meskipun Republik Demokratik Kongo memiliki kekayaan mineral yang luar biasa, lebih dari 70 persen penduduk Kongo hidup dengan kurang dari 2,15 Dolar per hari.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.