Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Tanda-Tanda Kematian Mendekat Bisa Terlihat dari Tangan dan Kaki

Tanda-Tanda Kematian Mendekat Bisa Terlihat dari Tangan dan Kaki

tanda-tanda-kematian-mendekat-bisa-terlihat-dari-tangan-dan-kaki
Tanda-Tanda Kematian Mendekat Bisa Terlihat dari Tangan dan Kaki
service

Jakarta

Kematian merupakan hal yang pasti terjadi dalam hidup setiap manusia. Seseorang mengembuskan napas terakhirnya, jantung berhenti berdetak, dan otak tidak lagi berfungsi.

Tak hanya itu, organ-organ vital lainnya seperti ginjal dan hati juga berhenti bekerja. Oleh karena itu, seluruh sistem tubuh yang bergantung pada organ-organ tersebut ikut berhenti, jadinya tubuh tidak lagi menjalankan proses biologis yang menjadi ciri kehidupan.

Memahami rangkaian perubahan yang terjadi ketika seseorang meninggal dapat membantu menjelaskan berbagai perubahan yang dilami tubuh ketika beralih dari kondisi hidup menuju kematian. Dikutip dari laman detikhealth, salah satu tanda kematian yang paling mudah dikenali bisa terlihat dari tangan dan kaki.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut perawatan paliatif di Inggris, Marie Curie, tangan, kaki, lengan, dan tungkai sering kali terasa lebih dingin saat disentuh lantaran sirkulasi darah mulai melambat. Dalam fase ini, tubuh memprioritaskan aliran darah ke orang-organ vital.

Aliran darah yang berkurang dapat menyebabkan perubahan warna pada kulit (mottling), yaitu munculnya bercak-bercak yang tampak kebiruan atau kemerahan pada kulit terang. Selain itu, bisa juga terjadi keunguan atau kecokelatan pada kulit yang lebih gelap.

Pada tahap akhir kehidupan, perubahan tersebut umumnya muncul mulai dari beberapa hari hingga beberapa jam sebelum seorang meninggal dunia.

Perubahan ini merupakan bagian yang normal dan alami dari proses menjelang kematian. Biasanya tidak menyebabkan rasa sakit atau ketidaknyamanan,” jelas para ahli di Marie Curie.

Perubahan tersebut terjadi tak cuma di bagian tangan dan kaki saja, Bunda. Hal ini juga terlihat pada pola pernapasan. Menurut Marie Curie, napas seseorang bisa menjadi lebih lambat, tidak teratur, atau lebih dangkal. Selain itu, penumpukan air liur atau lendir di tenggorokan maupun dada juga dapat menimbulkan suara seperti berderak (death rattle).

Selain hal tersebut, ada tanda-tanda fisik lainnya yang kerap muncul jelang kematian. Apa saja?

TERUSKAN MEMBACA DENGAN KLIK DI SINI.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(fir/fir)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.