Thu,30 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. Temui Dubes Turkiye, Gus Yahya Dorong Diplomasi dan Persatuan Negara Muslim di Timur Tengah

Temui Dubes Turkiye, Gus Yahya Dorong Diplomasi dan Persatuan Negara Muslim di Timur Tengah

temui-dubes-turkiye,-gus-yahya-dorong-diplomasi-dan-persatuan-negara-muslim-di-timur-tengah
Temui Dubes Turkiye, Gus Yahya Dorong Diplomasi dan Persatuan Negara Muslim di Timur Tengah
service

Jakarta, NU Online

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya), menemui Duta Besar Turkiye, Talip Küçükcan, di Kantor Kedutaan Besar Turkiye, Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (9/4/2026). Pertemuan tersebut membahas sikap resmi Turkiye terkait konflik Iran dan AS-Israel sekaligus mendorong solidaritas negara-negara Muslim dalam upaya diplomasi perdamaian di Timur Tengah.

Ketua PBNU KH Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menjelaskan, Gus Yahya ingin mendengar langsung sikap resmi Turkiye terkait konflik Iran dengan AS-Israel.

Ia menambahkan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk menyampaikan aspirasi PBNU agar negara-negara Muslim bersatu mendorong perdamaian di Timur Tengah.

“Kunjungan ini dimaksudkan untuk mendengar sikap resmi Turkiye sekaligus menyampaikan aspirasi perdamaian,” ujar Gus Ulil kepada NU Online, Kamis (9/4/2026).

Selain itu, Gus Ulil menyebut Dubes Turkiye memandang peran Indonesia penting sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia dan memiliki posisi relatif netral. Karena itu, keterlibatan Indonesia dalam diplomasi perdamaian sangat diharapkan.

“Dubes Turkiye juga menyebut peran Indonesia sangat penting sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia. Indonesia punya posisi unik, lebih netral, tidak terbebani hubungan kompleks seperti negara-negara Timur Tengah. Karena itu, keterlibatan Indonesia dalam diplomasi perdamaian sangat diharapkan,” lanjutnya.

Gus Ulil menambahkan, dalam pertemuan tersebut Gus Yahya menekankan pentingnya mengakhiri konflik di Timur Tengah melalui jalur diplomasi. Aspirasi itu disebut sejalan dengan pandangan Turkiye yang menolak agresi Israel dan Amerika Serikat terhadap Iran, sekaligus mengingatkan agar Iran tidak memperluas konflik ke negara-negara Teluk.

“Gus Yahya selalu menegaskan satu poin penting, yaitu mengakhiri perang ini segera dan menempuh jalur diplomasi. Tampaknya aspirasi itu mulai menemukan momentumnya, antara lain melalui upaya dan inisiatif dari Pakistan,” ujarnya.

Gus Ulil menilai perkembangan gencatan senjata antara Amerika Serikat dan Iran dalam dua pekan terakhir cukup menggembirakan. Hal itu dinilai selaras dengan visi Gus Yahya dalam mendorong perdamaian dunia.

“Kita senang karena sudah terjadi proses cooling (pendinginan). Kita berharap proses ini berlangsung terus secara bertahap sehingga situasi kembali normal,” pungkasnya.

Sebelumnya, langkah diplomasi serupa dilakukan Gus Yahya dengan menyambangi Kedubes Iran, Amerika Serikat, dan Arab Saudi.

Kontributor: Ahmad Syafiq Sidqi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.