Tue,1 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Tragis! Dua Gadis di Bawah Umur ‘Digilir’ 8 Pemuda di Bangkalan

Tragis! Dua Gadis di Bawah Umur ‘Digilir’ 8 Pemuda di Bangkalan

tragis!-dua-gadis-di-bawah-umur-‘digilir’-8-pemuda-di-bangkalan
Tragis! Dua Gadis di Bawah Umur ‘Digilir’ 8 Pemuda di Bangkalan
service

Bangkalan (beritajatim.com) – Dua orang gadis di bawah umur yakni HB (16) dan AF (14) warga Kecamatan Sepulu, Kabupaten Bangkalan diduga menjadi korban pemerkosaan.

Kedua gadis itu diduga diperkosa secara bergilir oleh 8 orang pemuda di dua lokasi yang berbeda pada tanggal 10 Juli 2025 lalu.

Menurut keterangan salah satu orang tua korban, N, peristiwa itu terjadi pada 10 Juli 2025 sekitar pukul 22.00 WIB. Saat itu, putrinya yakni HB, diajak seorang pemuda berinisial RD untuk membeli nasi goreng.

Karena tak kunjung pulang, sepupunya AF kemudian menyusul bersama seorang pria lain berinisial R. Namun, bukannya bertemu, AF justru mengalami nasib serupa.

“Setelah keduanya pulang sekitar pukul 02.30 dini hari, mereka cerita sudah diperkosa. HB oleh tiga orang, dan AF oleh lima orang,” ungkapnya saat ditemui di Mapolres Bangkalan, Kamis (3/10/2025).

Dia menambahkan, dari pengakuan korban, dugaan pemerkosaan terhadap HB terjadi di Desa Sepulu, sementara AF menjadi korban di Desa Kelbung, Kecamatan Sepulu, Bangkalan.

Keluarga korban mengaku sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada tanggal 28 Juli 2025 lalu, namun hingga saat ini belum ada perkembangan berarti dari pihak kepolisian. “Kami melapor karena marah dan ingin ada keadilan. Tapi sampai sekarang belum jelas, pelakunya masih bebas,” tambah Nasuri.

Menanggapi hal itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKBP Hafid Dian Maulidi, menegaskan kasus tersebut sedang ditangani serius oleh pihak kepolisian. “Para pelaku masih dalam proses pencarian. Saat ini kami juga terus berkoordinasi dengan keluarga korban untuk berbagi informasi,” tandasnya.[sar]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.