Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Warga Enang-Enang Bener Meriah Bangun Jembatan Swadaya Senilai Rp1,08 Miliar

Warga Enang-Enang Bener Meriah Bangun Jembatan Swadaya Senilai Rp1,08 Miliar

warga-enang-enang-bener-meriah-bangun-jembatan-swadaya-senilai-rp1,08-miliar
Warga Enang-Enang Bener Meriah Bangun Jembatan Swadaya Senilai Rp1,08 Miliar
service

Bener Meriah, NU Online
Warga kawasan Tajuk Enang-Enang, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah, Aceh, bergotong royong memperbaiki jembatan dan jalan darurat yang rusak akibat bencana.

Jembatan Enang-Enang tersebut diresmikan melalui sebuah upacara sederhana pada Kamis (2/7/2026). Pembangunannya menggunakan dana swadaya masyarakat dan para donatur yang jumlahnya mencapai Rp1,08 miliar. Warga secara bahu-membahu memperbaiki jembatan dan akses jalan yang rusak akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda sejumlah wilayah Aceh pada akhir November 2025.

Sebelum prosesi pengguntingan pita, masyarakat menggelar doa bersama yang dipimpin ulama muda Aceh, Teungku Muhammad Yusuf yang akrab disapa Abiya Jeunieb. Doa tersebut menjadi ungkapan rasa syukur masyarakat sekaligus harapan agar jembatan dan jalan darurat itu memberikan manfaat serta keselamatan bagi setiap pengendara yang melintas.

Pelopor gerakan pembangunan Enang-Enang, Sahrial Abadi, tidak mampu menyembunyikan rasa harunya. Dengan suara bergetar, ia menyampaikan terima kasih kepada masyarakat dan seluruh donatur yang telah bergotong royong mewujudkan pembangunan tersebut.

“Hari ini jalan resmi kita buka. Warga sudah bisa melintas karena proses pengaspalan telah selesai. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu,” kata Sahrial.

Di hadapan masyarakat dan sejumlah tokoh yang hadir, Sahrial juga menyampaikan secara terbuka jumlah dana swadaya yang berhasil dihimpun. Total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp1,08 miliar. Dari jumlah tersebut, sebanyak Rp526 juta telah digunakan untuk membiayai operasional alat berat, pembelian material batu, pengerasan jalan, pembangunan jalan darurat, perbaikan jembatan, dan pengaspalan.

​​​​​​​Sementara sisa dana sebesar Rp555,89 juta akan digunakan untuk menyelesaikan sejumlah pekerjaan fisik yang belum rampung. Pekerjaan itu antara lain pembangunan dinding penahan jalan atau lining, fasilitas tempat berwudhu, serta penyempurnaan kawasan tempat peristirahatan di sekitar jembatan.

Sahrial menegaskan bahwa keterbukaan pengelolaan dana menjadi prinsip utama panitia pembangunan. Laporan penerimaan dan penggunaan dana akan terus diperbarui serta disampaikan kepada masyarakat. “Seluruh anggaran swadaya yang diberikan masyarakat secara sukarela akan kami sampaikan secara terbuka kepada publik. Ini adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Berawal dari kebutuhan warga

Gerakan swadaya masyarakat Bener Meriah dan Aceh Tengah tersebut berawal dari kekecewaan warga terhadap lambannya penanganan akses transportasi yang rusak sementara fasilitas tersebut dirasakan sangat mendesak..

Jalur nasional Bireuen–Takengon di kawasan Enang-Enang mengalami kerusakan parah akibat banjir bandang dan tanah longsor pada akhir November 2025.​​​​​​​ Rusaknya jalur tersebut sempat mengganggu urat nadi perekonomian masyarakat di dataran tinggi Gayo. Distribusi bahan kebutuhan pokok dan logistik tersendat, sementara masyarakat harus menggunakan jalur alternatif dengan jarak tempuh yang lebih jauh.

Masyarakat kemudian menerima informasi bahwa pembangunan jembatan permanen oleh pemerintah pusat baru diprogramkan melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Aceh pada 2027. Warga memilih tidak menunggu terlalu lama dalam kondisi akses transportasi yang terbatas. Mereka kemudian mengambil inisiatif mengumpulkan dana dan melakukan pembangunan secara gotong royong.

Wakil Ketua PWNU Aceh, H Iskandar Zulkarnaen, mengapresiasi semangat gotong royong masyarakat dalam membuka kembali akses jalan tersebut. Menurutnya, swadaya warga menunjukkan kuatnya solidaritas sosial dan kepedulian masyarakat terhadap kepentingan bersama.

Ia berharap pemerintah segera memberikan perhatian serius dan mempercepat pembangunan jembatan permanen agar masyarakat dapat melintas dengan aman serta aktivitas perekonomian di kawasan dataran tinggi Gayo kembali berjalan normal.

Ketua PW GP Ansor Aceh, Azwar A Gani, juga mengapresiasi semangat kebersamaan masyarakat Enang-Enang. Gerakan tersebut dinilai menunjukkan kuatnya nilai gotong royong dan kepedulian sosial masyarakat Aceh ketika menghadapi keadaan darurat. Meskipun jalan darurat tersebut telah diaspal dan jembatan sudah dapat dilalui, masyarakat diminta tetap berhati-hati. Status jalan dan jembatan tersebut masih merupakan akses darurat serta belum melalui pengujian kelayakan teknis sebagaimana proyek jalan nasional.

Dinas Perhubungan dan Satuan Lalu Lintas setempat mengimbau kendaraan roda empat atau lebih yang membawa muatan berat, seperti truk logistik besar dan truk tronton, agar tetap menggunakan jalur alternatif resmi yang telah ditentukan. Pembatasan kendaraan berat diperlukan untuk mencegah terjadinya penurunan struktur tanah dan kerusakan jembatan sebelum pembangunan permanen oleh pemerintah pusat terealisasi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.