Wed,22 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Technology
  3. Waspada! Earphone Ternyata Bisa Picu Risiko Kesehatan Serius, Ini Penjelasannya

Waspada! Earphone Ternyata Bisa Picu Risiko Kesehatan Serius, Ini Penjelasannya

waspada!-earphone-ternyata-bisa-picu-risiko-kesehatan-serius,-ini-penjelasannya
Waspada! Earphone Ternyata Bisa Picu Risiko Kesehatan Serius, Ini Penjelasannya
service


Foto: freepik

Teknologi.id – Di tengah aktivitas harian yang semakin padat, earphone telah menjadi “teman setia” bagi banyak orang. Penggunaan earphone atau headphone kini sudah menjadi bagian dari gaya hidup modern. Mulai dari mendengarkan musik, menonton video, hingga bekerja, perangkat ini hampir tak pernah lepas dari keseharian banyak orang. Namun, sebuah investigasi terbaru mengungkap fakta mengejutkan: di balik kenyamanannya, earphone ternyata menyimpan potensi bahaya bagi kesehatan dalam jangka panjang.

Penelitian yang dilakukan oleh proyek ToxFree LIFE for All menemukan bahwa seluruh headphone yang diuji mengandung bahan kimia berbahaya. Studi ini melibatkan 81 produk headphone yang dijual di berbagai negara Eropa seperti Republik Ceko, Slovakia, Hungaria, Slovenia, dan Austria. Produk juga dibeli dari platform daring populer seperti Shein dan Temu.

Yang mengejutkan, bahkan merek ternama seperti Bose, Panasonic, Samsung, dan Sennheiser juga ditemukan menggunakan bahan yang berpotensi berbahaya dalam produk mereka.

Baca juga: TWS Mulai Ditinggalkan? Alasan Earphone Kabel Jadi Tren Lagi

Kandungan Kimia yang Mengkhawatirkan

Hasil uji laboratorium menunjukkan bahwa hampir semua sampel mengandung Bisfenol A (BPA), dengan tingkat kemunculan mencapai 98 persen. Selain itu, ditemukan pula Bisfenol S (BPS), zat pengganti BPA, dalam lebih dari 75 persen produk.

BPA dan BPS dikenal sebagai pengganggu hormon yang dapat meniru hormon estrogen dalam tubuh manusia. Dampaknya tidak bisa dianggap sepele, mulai dari gangguan perkembangan saraf, pubertas dini pada anak perempuan, hingga risiko kanker dan feminisasi pada laki-laki.

Para peneliti menyoroti bahwa penggunaan earphone yang menempel langsung di kulit dalam waktu lama membuka peluang paparan zat kimia ini melalui kulit. Hal ini menjadi semakin berisiko ketika digunakan saat berolahraga, karena panas dan keringat dapat mempercepat perpindahan zat berbahaya tersebut ke dalam tubuh.

Efek Jangka Panjang yang Perlu Diwaspadai

Meski paparan dari satu produk mungkin tergolong kecil, risiko sebenarnya terletak pada akumulasi paparan dari berbagai sumber dalam kehidupan sehari-hari. Fenomena di mana kombinasi berbagai bahan kimia dapat memicu dampak kesehatan yang lebih serius.

Selain BPA dan BPS, penelitian juga menemukan ftalat, yaitu zat kimia yang dapat mengganggu sistem reproduksi dan menurunkan kesuburan. Ada pula parafin yang dapat beresiko merusak hati dan ginjal.

Salah satu peneliti, Karolína Brabcová, menegaskan bahwa tidak ada tingkat aman untuk bahan kimia yang mengganggu hormon. Artinya, bahkan paparan dalam jumlah kecil sekalipun tetap bisa memberikan dampak negatif jika terjadi secara terus-menerus.

Siapa yang Paling Berisiko?

Kelompok yang paling rentan terhadap dampak ini adalah remaja dan anak-anak. Pada fase pertumbuhan, sistem hormon masih berkembang sehingga lebih sensitif terhadap gangguan dari luar. Paparan jangka panjang dapat memengaruhi perkembangan fisik maupun fungsi reproduksi di masa depan.

Selain itu, pengguna aktif yang memakai earphone dalam waktu lama setiap hari seperti pekerja, pelajar, atau penggemar musik juga memiliki risiko lebih tinggi.

Baca juga: Mana yang Lebih Aman Digunakan? Headphone atau Earphone

Apa yang Bisa Dilakukan?

Meski temuan ini terdengar mengkhawatirkan, bukan berarti Anda harus berhenti menggunakan earphone sepenuhnya. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan untuk meminimalkan risiko:

  • Batasi durasi penggunaan earphone setiap hari
  • Hindari penggunaan saat berkeringat berlebihan
  • Pilih produk dengan bahan yang lebih aman atau bersertifikasi
  • Bersihkan earphone secara rutin
  • Gunakan headphone over-ear untuk mengurangi kontak langsung dengan kulit

Investigasi ini menjadi pengingat penting bahwa produk sehari-hari tidak selalu sepenuhnya aman. Kesadaran dan kehati-hatian dalam memilih serta menggunakan perangkat teknologi menjadi kunci untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.

Dengan meningkatnya perhatian terhadap isu ini, diharapkan produsen dapat lebih transparan dan bertanggung jawab dalam penggunaan bahan kimia, sehingga konsumen dapat merasa lebih aman saat menggunakan produk yang mereka andalkan setiap hari.

Baca Berita dan Artikel lainnya di Google News

(ir/sa)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.