Jeddah, Arina.id — World Moslem Studies Center (Womester) menjajaki kerja sama dengan Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah dalam bidang pendidikan, dakwah, dan pengembangan kajian Islam internasional. Penjajakan tersebut dilakukan melalui kunjungan silaturahmi ke KJRI Jeddah, Arab Saudi, Rabu (5/8/2026).
Delegasi Womester dipimpin Direktur Womester, KH M Noor Harisudin, didampingi Muhammad Choirur Rizqi, mahasiswa Universitas Ummul Qura Makkah, serta Abu Yusuf dari Sudan. Rombongan diterima Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya-2 KJRI Jeddah Any Muryani dan Pelaksana Fungsi Penerangan Sosial dan Budaya 3, Dwi Akbar Santoso.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas sejumlah peluang kolaborasi yang dapat direalisasikan dalam waktu dekat. Salah satu agenda yang menjadi fokus pembahasan ialah rencana penyelenggaraan seminar internasional yang akan menghadirkan tokoh nasional dan ulama Indonesia yang memiliki kiprah di tingkat global.
Direktur Womester, KH M Noor Harisudin, mengatakan seminar internasional tersebut direncanakan berlangsung dalam satu tahun ke depan. Kegiatan itu akan melibatkan mahasiswa dan pelajar Indonesia yang berada di Makkah, Madinah, Thaif, dan Jeddah, serta peserta dari sejumlah negara.
“Kami ingin menghadirkan forum ilmiah yang mempertemukan akademisi, ulama, dan mahasiswa dari berbagai negara. Harapannya, seminar ini menjadi ruang bertukar gagasan sekaligus memperkuat jejaring keilmuan Islam di tingkat internasional,” ujar Prof Haris yang juga Guru Besar UIN KHAS Jember.
Menurut Haris, Womester telah mengusulkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber, di antaranya KH Aqil Siroj, alumnus Universitas Ummul Qura sekaligus Mustasyar PBNU, serta KH Afifuddin Muhajir, Wakil Rais Aam PBNU. Kehadiran para tokoh tersebut diharapkan dapat menghadirkan perspektif keilmuan Islam yang moderat dan relevan dengan perkembangan masyarakat global.
KJRI Jeddah menyambut baik inisiatif tersebut. Any Muryani menyampaikan apresiasi atas upaya Womester membangun kolaborasi yang mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di Arab Saudi.
“Kami mengapresiasi rencana seminar internasional yang diinisiasi Womester. KJRI Jeddah siap mendukung dan memfasilitasi koordinasi lebih lanjut bersama Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Riyadh, Prof. Irfan, agar kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,” tutur Any.
Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh semangat kolaborasi. Sebagai tindak lanjut, Womester bersama KJRI Jeddah akan melakukan pembahasan lanjutan untuk mematangkan konsep kegiatan, mekanisme pelaksanaan, serta bentuk dukungan dari berbagai pihak.
Kunjungan tersebut merupakan bagian dari kolaborasi antara Womester dan Ikatan Alumni dan Mahasiswa Universitas Ummul Qura Makkah dalam memperkuat jejaring akademik dan dakwah Islam di tingkat internasional. Melalui sinergi itu, kedua pihak berharap dapat melahirkan berbagai program yang berkontribusi terhadap pengembangan keilmuan Islam sekaligus mempererat hubungan Indonesia dan Arab Saudi.





Comments are closed.