Jakarta, Arina.id—Masyarakat di London menyalakan kembali lampu Ramadhan pertama dan terbesar di Inggris yang berakhir Coventry Street, pusat kota London.
Lebih dari 30 ribu lampu LED hemat energi menyala setiap malam, mulai pukul 17.00 hingga 05.00 waktu setempat, sepanjang bulan suci Ramadhan.
Inisiatif ini didanai dan diselenggarakan oleh Aziz Foundation, sebuah yayasan yang mendukung komunitas Muslim di Inggris.
Tampilan layar digital di lokasi menuliskan ucapan “Selamat Ramadhan” sepanjang bulan suci, yang nantinya akan berganti menjadi ucapan Selamat Idulfitri. Wali Kota London, Sadiq Khan, turut hadir dalam perayaan tersebut.
Dalam pidatonya, Khan menjanjikan persatuan di tengah meningkatnya ketegangan politik dan Islamofobia yang semakin besar.
“Mari kita menunjukkan yang terbaik dari London, yang terbaik dari Inggris, dan yang terbaik dari Islam,” katanya dikutip Anadolu, Senin (16/2).
Khan mengajak para jamaah untuk mengingat mereka yang menderita di berbagai tempat, termasuk Sudan, Gaza, dan Ukraina, melalui doa dan amal, serta memberi peringatan kepada pihak-pihak yang menebarkan benih perpecahan, kebencian, dan ketakutan.
“Salah satu tugas kita selama bulan Ramadhan ini, baik Muslim maupun non-Muslim, adalah menunjukkan bahwa London adalah penawar bagi kebencian tersebut. Kita adalah antitesis dari semua yang mereka yakini,” ujarnya.
Sumber: Anadolu





Comments are closed.