Sun,30 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. 7 Kepribadian Orang yang Suka Menyalakan TV agar Lebih Cepat Tidur Menurut Psikolog

7 Kepribadian Orang yang Suka Menyalakan TV agar Lebih Cepat Tidur Menurut Psikolog

7-kepribadian-orang-yang-suka-menyalakan-tv-agar-lebih-cepat-tidur-menurut-psikolog
7 Kepribadian Orang yang Suka Menyalakan TV agar Lebih Cepat Tidur Menurut Psikolog
service

Jakarta

Saat ini, televisi (TV) bukan hanya dijadikan sebagai media hiburan belaka, Bunda. Beberapa orang memanfaatkan TV untuk membantu mereka cepat tidur.

Ya, sebagian orang membutuhkan TV untuk tidur karena mereka mengalami kecemasan, kesepian, atau terlalu banyak berpikir. Dilansir laman Parade, menonton TV ternyata lebih efektif mengalihkan perhatian daripada suara bising (white noise), terutama bagi mereka yang melakukan banyak tugas.

“Televisi dapat meredam pikiran. Meskipun white noise bermanfaat untuk menyamarkan suara-suara aneh di malam hari, itu tidak dapat melakukan hal yang sama,” kata psikolog klinis Dr. Patricia Dixon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Suara TV, juga mampu memberikan manfaat bagi orang dengan kondisi ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) atau gangguan pemusatan perhatian dan hiperaktivitas. Menurut Dixon, beberapa orang dengan ADHD memang membutuhkan TV menyala untuk bisa tidur.

“Cara kerja otak orang dengan ADHD cenderung berkembang dalam keadaan multitasking, di mana otak bergerak ke berbagai arah, sehingga membuatnya tetap tenang adalah bagian tersulit,” ujar Dixon.

“Jika TV menyala, ada banyak hal yang terjadi di latar belakang yang mungkin membantu seseorang dengan ADHD tertidur dibandingkan dengan keheningan.”

Dixon mengatakan bahwa tidur dengan TV menyala tidak selalu buruk atau tidak sehat. Namun, hal itu bisa berbahaya, terutama bagi mereka yang mengidap insomnia atau memiliki masalah tidur lainnya.

Orang yang suka menyalakan TV agar lebih cepat tidur biasanya memiliki ciri kepribadian yang khas. Berikut tujuh ciri kepribadiannya:

1. Kesepian

Menurut Dixon, bagi mereka yang tinggal sendirian, menonton TV dapat menjadi pengalihan perhatian dari kesepian. Mendengar suara TV bisa membantu orang-orang ini tidur lebih cepat.

“Misalnya, saya menangani seorang perempuan lanjut usia yang tinggal sendirian, dan dia mengatakan bahwa dia tidak bisa tidur kecuali jika TV menyala,” ungkap Dixon.

“Alasan mengapa dia menjalani terapi, karena dia bergumul dengan perasaan kesepian. Jadi di rumahnya, terutama di malam hari, jika tidak ada suara di latar belakang, itu membuatnya merasa sangat terganggu karena tahu bahwa dia sendirian,” sambungnya.

2. Cemas

Orang yang mengalami gangguan kecemasan juga memiliki kecenderungan suka menyalakan TV saat waktu tidur. Menyalakan TV membuat otak mereka fokus pada hal yang dilihat alih-alih pikiran-pikiran yang mengkhawatirkan atau menyebabkan kecemasan.

“Saya rasa bagi banyak orang, ketika mereka berkata, ‘Saya tidak bisa tidur kecuali TV menyala’, itu cenderung karena mereka mengalami kecemasan tinggi atau pikiran-pikiran konstan yang mencegah mereka untuk bisa tertidur,” ujar Dixon.

3. Memiliki hari yang sibuk

Orang-orang yang sangat aktif dan sibuk di siang hari terkadang kesulitan untuk bersantai dan melepaskan diri dari dunia luar saat malam tiba. Beberapa orang perlu mengalihkan perhatian dengan sesuatu, seperti menonton TV untuk bisa tertidur.

TV dapat membantu memfokuskan energi seseorang sehingga mereka mampu bersantai setelah seharian bekerja. Suara dari sebuah acara atau film juga dapat mencegah orang-orang yang sangat sibuk untuk tetap terjaga karena memikirkan semua hal yang harus mereka lakukan keesokan harinya.

“Alih-alih memikirkan banyak hal yang seharusnya atau perlu mereka lakukan di hari berikutnya, ada sesuatu yang terjadi sehingga mereka tidak perlu fokus pada hal-hal lain yang bisa mereka lakukan,” kata Dixon.

4. Terlalu banyak berpikir

Pernahkah Bunda begadang semalaman mempertanyakan semua keputusan yang telah dibuat? Jika ya, maka Bunda mungkin masuk ke golongan orang yang terlalu banyak berpikir.

Kebanyakan orang-orang ini biasanya membutuhkan sesuatu sebagai mengalihkan pikiran tersebut. Nah, menonton TV di waktu tidur bisa jadi solusinya.

“Ketika orang perlu menyalakan TV, itu karena mereka mungkin khawatir tentang sesuatu, atau memikirkan sesuatu, atau terlalu banyak berpikir tentang sesuatu,” ungkap Dixon.

5. Multitasker

Menyalakan Netflix untuk tidur juga bisa menenangkan bagi orang yang terbiasa melakukan banyak hal sekaligus. Bunda bahkan bisa memasukkan aktivitas multitasking ini ke dalam rutinitas tidur.

“Mereka seperti, ‘antara mau tidur dan menonton TV, atau biarkan melakukan keduanya sekaligus’,” jelas Dixon.

“Orang yang melakukan banyak tugas sekaligus juga sibuk, jadi menyalakan TV saat mereka tertidur mungkin merupakan ‘satu-satunya cara mereka untuk dapat menonton TV’.”

6. FOMO (Fear of Missing Out)

Tertidur dengan TV menyala selalu membawa risiko FOMO (Fear of Missing Out), itulah sebabnya Dixon menduga bahwa mereka yang membutuhkan TV untuk tertidur kemungkinan besar tidak menonton acara yang benar-benar mereka sukai.

“Ketika TV menjadi sesuatu yang membuat seseorang terjaga karena mereka sangat menyukai acara tersebut, saat itulah hal itu menjadi tidak sehat, karena menghalangi mereka untuk benar-benar tidur,” ungkapnya.

7. Sangat sensitif terhadap suara

Banyak orang memiliki sensitivitas sangat tinggi terhadap suara. Misalnya, mereka akan mendengar suara mobil di depan rumah atau mereka akan mendengar sesuatu yang membuat mereka waspada dan menyebabkan mereka menjadi sangat siaga.

Sensitivitas tersebut membuat orang-orang ini membutuhkan pengalihan untuk bisa tidur dengan nyenyak. Terkadang mereka membutuhkan TV menyala untuk tertidur karena hal itu tidak akan mengejutkan mereka, Bunda.

Demikian 7 ciri kepribadian orang yang suka menyalakan TV untuk tidur. Semoga informasi ini bermanfaat ya, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(ank/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.