Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. BoP Tak Gantikan Peran PBB, Menlu Sebut Orientasinya pada Kemerdekaan Palestina dan Solusi Dua Negara

BoP Tak Gantikan Peran PBB, Menlu Sebut Orientasinya pada Kemerdekaan Palestina dan Solusi Dua Negara

bop-tak-gantikan-peran-pbb,-menlu-sebut-orientasinya-pada-kemerdekaan-palestina-dan-solusi-dua-negara
BoP Tak Gantikan Peran PBB, Menlu Sebut Orientasinya pada Kemerdekaan Palestina dan Solusi Dua Negara
service

Jakarta, NU Online

Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono menerangkan alasan Indonesia memilih bergabung ke dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian bersama Amerika Serikat yaitu untuk mencapai tujuan Kemerdekaan Palestina dan solusi dua negara atau two state solution.

BoP yang dibentuk untuk mengawal stabilisasi dan rehabilitasi pascakonflik di Gaza itu, lanjutnya, juga tidak serta merta menggantikan peran dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kemudian memastikan bahwa upaya yang dilakukan oleh Board of Peace ini tetap berorientasi pada kemerdekaan Palestina dan untuk tercapainya solusi dua negara,” ujarnya di Bad Ragaz, Swiss, usai menghadiri World Economic Forum (WEF) di Davos, pada Jumat (23/01/2026), dikutip NU Online dari laman Sekretariat Presiden pada Sabtu (24/1/2026).

Sugiono juga menerangkan bahwa pemerintahan Indonesia merasa penting untuk bergabung karena sejak awal karena konsisten mendukung perdamaian dan stabilitas internasional, khususnya bagi Palestina. 

Meski proses pembentukan badan ini berlangsung relatif cepat, lanjutnya, Presiden Prabowo Subianto memutuskan Indonesia untuk menjadi bagian dari BoP setelah mempertimbangkan berbagai aspek lainnya.

“Kita sejak awal merupakan negara yang peduli pada perdamaian, pada stabilitas internasional dan khususnya pada situasi yang terjadi di Palestina. Karena Board of Peace ini merupakan bagian dari upaya untuk mencapai perdamaian tersebut maka kita harus ada di dalamnya,” tegas Menlu.

Menurut Menlu, kesepakatan pembentukan BoP lahir dari tekad bersama untuk melibatkan komunitas internasional secara lebih konkret guna mencapai perdamaian yang bersifat permanen di Gaza. 

Lebih lanjut, pertemuan-pertemuan tersebut kemudian berlanjut hingga pertemuan di Sharm El Sheikh, Mesir, yang menjadi momentum penandatanganan piagam Board of Peace. 

“Sebenarnya Board of Peace ini merupakan suatu badan internasional, sekarang resmi jadi badan internasional yang bertugas untuk memonitor administrasi, stabilisasi, dan juga upaya-upaya rehabilitasi di Gaza pada khususnya dan di Palestina,” tuturnya.

Menlu mengungkapkan bahwa sejumlah negara sepakat untuk bergabung, antara lain Arab Saudi, Persatuan Emirat Arab, Qatar, Yordania, Turkiye, Pakistan, Mesir, serta Indonesia. 

Selain itu, BoP dilaporkan telah menghimpun sekitar 60 negara anggota, termasuk Vietnam, Israel, dan Argentina. Presiden Amerika Serikat Donald Trump juga dikabarkan mengundang puluhan negara untuk bergabung dalam inisiatif tersebut. Namun hingga saat ini, China serta negara-negara Uni Eropa disebut belum merespons dan memilih tidak terlibat.

Pemerintah Palestina melaporkan bahwa sejak gencatan senjata diberlakukan, Israel telah menewaskan sedikitnya 464 warga Palestina di Gaza dengan total keseluruhan mencapai 71.548 orang. Informasi tersebut disampaikan melalui akun resmi X State of Palestine Government Communication Center telah mencapai 71.548 orang yang dibagikan ulang oleh Perdana Menteri Palestina pada Senin (19/1/2026) dan dikutip NU Online pada Sabtu (24/1/2026). 

Selain korban jiwa, pemerintah Palestina juga mencatat lebih dari 2.500 bangunan hancur sejak masa gencatan senjata dimulai. Kemudian, NU Online masih terus berupaya mencari informasi tanggapan resmi soal berdirinya BoP dari Otoritas Palestina.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.