Tue,21 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Ampunan Dosa di Malam Nisfu Sya’ban

Ampunan Dosa di Malam Nisfu Sya’ban

ampunan-dosa-di-malam-nisfu-sya’ban
Ampunan Dosa di Malam Nisfu Sya’ban
service

Mubadalah.id – Selain diyakini sebagai momentum pengangkatan amal, Malam Nisfu Sya’ban juga dikenal sebagai malam ampunan dan pengabulan doa. Dalam banyak riwayat, disebutkan bahwa pada malam tersebut Allah Swt. melimpahkan ampunan kepada hamba-hamba-Nya, dengan beberapa pengecualian.

Riwayat-riwayat tersebut menyebut bahwa ampunan Allah pada Malam Nisfu Sya’ban tidak hanya Dia berikan kepada orang-orang yang masih menyekutukan Allah, memelihara kebencian dan kedengkian, melakukan sihir, berzina, membunuh. Serta mereka yang masih menyimpan persoalan serius dalam hubungan antarmanusia.

Hal ini menunjukkan bahwa dimensi sosial (hablun minannas) memiliki peran penting dalam meraih ampunan dosa.

Dalam tradisi Islam, Malam Nisfu Sya’ban juga kita kenal dengan berbagai sebutan yang menegaskan kemuliaannya.

Dalam kitab Mādzā fī Sya‘bān, malam ini ia sebut antara lain sebagai al-lailah al-mubārakah (malam penuh berkah), lailatul qismah (malam pembagian rezeki dan ketetapan hidup), lailatut takfīr (malam penghapusan dosa), dan lailatul ijābah (malam pengabulan doa).

Selain itu, terdapat pula sebutan lailatul ghufrān (malam ampunan) dan lailatul barā’ah, yang bisa kita maknai sebagai malam pembebasan dari tanggungan, khususnya ketika seseorang telah menyelesaikan hak-hak sesamanya dan menunjukkan kepedulian sosial.

Makna tersebut menegaskan bahwa ibadah di Malam Nisfu Sya’ban tidak hanya berorientasi pada ritual individual. Tetapi juga menuntut refleksi sosial. Yaitu upaya untuk memperbaiki hubungan dengan sesama, menghilangkan kebencian, dan menunaikan hak orang lain menjadi bagian penting dari persiapan spiritual.

Dengan demikian, Malam Nisfu Sya’ban bisa kita pahami bukan hanya sebagai malam doa dan ampunan. Tetapi juga sebagai momentum evaluasi diri, baik dalam hubungan dengan Allah maupun dengan sesama manusia, menjelang datangnya bulan Ramadan. []

Sumber tulisanKeistimewaan Bulan Sya’ban

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.