Mon,25 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Business
  3. Wamenkeu Sebut Fondasi Ekonomi Nasional Solid di Awal Tahun 2026

Wamenkeu Sebut Fondasi Ekonomi Nasional Solid di Awal Tahun 2026

wamenkeu-sebut-fondasi-ekonomi-nasional-solid-di-awal-tahun-2026
Wamenkeu Sebut Fondasi Ekonomi Nasional Solid di Awal Tahun 2026
service

KABARBURSA.COM–  Wakil Menteri  Keuangan (Wamenkeu) Suahasil Nazara menegaskan fondasi ekonomi nasional yang solid di awal tahun. Hal ini disampaikan di tengah pemaparan kinerja Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Januari 2026, pada Senin, 23 Februari.

Suahasil menyampaikan pendapatan negara telah mencapai Rp172,79 triliun atau 5,5 persen dari target APBN, meningkat 9,5 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.

“Kinerja penerimaan ini terutama didukung oleh perpajakan yang tetap kuat serta PNBP yang mulai menunjukkan perbaikan di luar komponen non-berulang tahun lalu,” ujarnya.

Dari sisi belanja, realisasi tercatat Rp227,3 triliun atau 5,9 persen dari pagu, melonjak 25,7 persen secara tahunan. Menurutnya, akselerasi belanja mencerminkan strategi pemerintah mempercepat program prioritas untuk menjaga daya beli sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi sejak awal tahun.

Pertumbuhan penerimaan pajak menjadi sorotan utama. Pada Januari 2026, penerimaan pajak neto tumbuh 30,7 persen, dari Rp88,9 triliun tahun lalu menjadi Rp116,2 triliun tahun ini. Secara bruto, penerimaan pajak juga naik 7 persen, mendekati pertumbuhan ekonomi nominal.

“Ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi domestik tetap berjalan kuat. PPN dibayarkan ketika transaksi terjadi, artinya transaksi di dalam negeri terus bergerak,” jelasnya.

Penerimaan PPN dan PPN-BM bruto tercatat Rp82,6 triliun, meningkat 7,7 persen dibanding tahun lalu. Pemerintah menilai angka tersebut menandakan konsumsi masyarakat dan aktivitas usaha masih stabil.

Sementara itu, defisit APBN tercatat Rp54,6 triliun atau sekitar 0,21 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB) dan masih dalam jalur desain APBN 2026. Pemerintah juga mencatat pembiayaan mencapai Rp105,1 triliun atau 15,2 persen dari target, yang dikelola secara hati-hati untuk menjaga stabilitas fiskal.

“Dengan pendapatan positif, belanja yang terakselerasi, dan defisit yang tetap terkendali, APBN terus berfungsi optimal sebagai shock absorber sekaligus motor penggerak ekonomi,” kata Suahasil.

Pemerintah optimistis kinerja fiskal ini akan menopang stabilitas ekonomi sepanjang tahun, sekaligus memperkuat momentum pertumbuhan nasional di tengah dinamika global. (*) (Nur Nadiyah)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.