Guru Besar Unair Wiwik Misaco Yuniarti menyoroti tantangan penanganan penyakit saraf dan penyakit mata pada hewan kecil. Menurutnya, tantangan penanganan penyakit saraf pada hewan kecil terletak pada evaluasi neurologi.
“Proses ini dilakukan untuk mengetahui tanda klinis, lokasi lesi, jenis penyakit, hingga tingkat keparahan masalah yang dialami hewan,” katanya.
Wiwik mengungkapkan hal ini dalam SAGAVET (Satria Airlangga Veterinarian) 2026 yang mempertandingkan Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UA) Komisariat Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) bersama FKH UNAIR pada Sabtu, 23 Mei 2026 di Rama Ballroom, Hotel Wyndham, Surabaya.
Ia menjelaskan pemeriksaan saraf dapat dilakukan melalui metode hands off maupun hands on. Hands off mempermudah penentuan lokasi lesi, tetapi pemeriksa harus memahami anatomi dan fungsi sistem saraf dengan baik. Salah satu metode hands off yakni pengamatan postur. Observasi postur, kata dia, menjadi langkah awal yang penting dalam pemeriksaan saraf.
Ia juga menjelaskan pemeriksaan tangan yang mencakup reaksi penentuan posisi proprioception, evaluasi saraf kranial, hingga evaluasi refleks tulang belakang. “Pemeriksaan hands on diperlukan untuk memperkuat hasil observasi dan membantu menentukan diagnosis yang lebih tepat,” ujarnya.
Selain itu, ucap dia, pada penyakit neuro-oftalmik pada hewan kecil, penyakit ini adalah gangguan yang melibatkan jalur saraf pengatur fungsi visual, pergerakan bola mata, dan ukuran pupil. Gangguan itu terjadi akibat kelainan pada sistem saraf pusat yang terhubung langsung dengan organ mata.
Dosen FKH Lina Susanti menjelaskan ada penyakit neuro-oftalmik pada anjing dan kucing. Ia menyatakan klasifikasi sindrom Horner berdasarkan saraf yang terkena, yaitu neuron tingkat pertama, kedua, dan ketiga.
“Neuron orde ketiga lebih mempengaruhi gangguan pada mata, sedangkan neuron orde pertama dan kedua berdampak pada tubuh secara keseluruhan,” ujarnya.
Ia menekankan pemeriksaan mata harus dilakukan secara langsung dan menyeluruh untuk mengetahui kondisi yang dialami hewan. “Kunci pemeriksaan mata adalah pemeriksaan yang dilakukan secara langsung dan menyeluruh agar permasalahan serta penyakit dapat diketahui dengan tepat,” tuturnya.






Comments are closed.