Tue,18 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Studi Ungkap Ibu Hamil yang Minum Kopi Berisiko Lebih Rendah Punya Bayi Alergi

Studi Ungkap Ibu Hamil yang Minum Kopi Berisiko Lebih Rendah Punya Bayi Alergi

studi-ungkap-ibu-hamil-yang-minum-kopi-berisiko-lebih-rendah-punya-bayi-alergi
Studi Ungkap Ibu Hamil yang Minum Kopi Berisiko Lebih Rendah Punya Bayi Alergi
service

Jakarta

Sebuah studi terbaru mengungkap bahwa ibu hamil minum kopi dapat menurunkan risiko atopi pada bayi, asalkan dikonsumsi dalam jumlah yang sesuai. Penelitian ini memberikan gambaran baru bahwa konsumsi kopi dalam jumlah moderat saat hamil mungkin memiliki manfaat tertentu bagi perkembangan sistem imun janin.

Temuan ini tentu menjadi perhatian, mengingat selama ini konsumsi kopi saat hamil sering menimbulkan pro dan kontra. Lalu, bagaimana hasil lengkap penelitiannya? Berikut ulasannya.

Mengutip laman Koreaherald, penelitian ibu hamil minum kopi dapat menurunkan risiko atopi pada bayi dipimpin oleh Profesor Kim Yu-jun dari Departemen Kedokteran Lingkungan di Ewha Womans University ini dipublikasikan dalam jurnal ilmiah Healthcare Informatics Research.

Dalam studi tersebut, para peneliti menemukan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang minum kopi kurang dari satu cangkir per hari memiliki risiko atopi lebih rendah dibandingkan dengan bayi yang lahir dari ibu yang tidak minum kopi sama sekali.

Penelitian ini melibatkan 3.252 pasangan ibu dan anak yang direkrut antara tahun 2015 hingga 2019.  Mereka membaginya ke dalam tiga kelompok yakni ibu yang tidak minum kopi (1.809 orang), ibu yang minum kurang dari satu cangkir per hari (1.225 orang), dan ibu yang minum satu cangkir atau lebih per hari (188 orang), untuk menilai dampaknya terhadap perkembangan atopi.

Dari penelitian tersebut ditemukan bahwa bayi dari ibu yang minum kurang dari satu cangkir kopi per hari memiliki risiko atopi 11 persen lebih rendah dibandingkan bayi dari ibu yang tidak minum kopi. Selain itu bayi dari ibu yang minum satu cangkir atau lebih per hari memiliki risiko atopi 9 persen lebih rendah, tetapi hasil ini tidak signifikan secara statistik.

Apa itu atopi?

Mengutip laman Health, atopi adalah kecenderungan genetik seseorang untuk mengalami reaksi alergi. Pada bayi, kondisi atopi sering muncul sebagai dermatitis atopik (eksim atopik) yaitu peradangan kulit kronis yang sering terjadi sejak masa bayi dan ditandai dengan kulit yang sangat kering, merah, gatal, dan bersisik. Dermatitis atopik biasanya mulai muncul pada usia 2–6 bulan pertama kehidupan dan bisa berlanjut hingga masa kanak-kanak.

Atopi sendiri berarti tubuh cenderung untuk menghasilkan antibodi IgE sebagai respons terhadap hal-hal yang seharusnya tidak berbahaya (seperti debu, serbuk sari, makanan tertentu), sehingga memicu alergi atau pengaruh inflamasi.

Atopi berkaitan dengan sekelompok reaksi alergi. Para peneliti menyebutkan bahwa senyawa bioaktif dalam kopi dapat memengaruhi perkembangan sistem kekebalan tubuh. Kandungan antioksidan dan sifat antiinflamasi dalam kopi diduga ber pengaruh terhadap perkembangan sistem imun janin.

“Ini adalah analisis kohort kelahiran pertama di Korea Selatan yang menunjukkan bahwa konsumsi kopi dalam jumlah sedang selama kehamilan mungkin terkait dengan penurunan risiko atopi pada anak usia dini. Namun, penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan adanya hubungan sebab akibat,” ujar tim peneliti. 

Meski hasil studi ibu hamil minum kopi dapat menurunkan risiko atopi pada bayi menunjukkan potensi manfaat, ibu hamil tetap disarankan untuk memperhatikan batas aman konsumsi kafein.

Berbagai panduan kesehatan umumnya menyarankan agar konsumsi kafein selama kehamilan tidak melebihi sekitar 200 mg per hari (setara kurang lebih satu cangkir kopi seduh, tergantung jenisnya). Pasalnya konsumsi kafein berlebihan selama kehamilan tetap dikaitkan dengan risiko seperti berat badan lahir rendah, gangguan pertumbuhan janin sampai risiko keguguran pada kadar sangat tinggi. 

Oleh karena itu, meskipun ibu hamil minum kopi dapat menurunkan risiko atopi pada bayi berdasarkan studi ini, konsumsinya tetap harus dalam batas wajar dan sesuai anjuran dokter ya, Bunda. Semoga informasinya bermanfaat ya, Bunda. 

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(pri/pri)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.