Ditulis oleh Syahrianto •
KABARBURSA.COM – PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) meningkatkan kepemilikan saham pada PT Culina Global Utama (CGU) melalui transaksi afiliasi yang membuat porsi kepemilikan perusahaan tersebut naik dari 50,24 persen menjadi 99 persen.
Transaksi tersebut dilakukan melalui pembelian saham dari PT Global Nuansa Abadi (GNA).
Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, Cindy Budijono, menyampaikan transaksi tersebut merupakan bagian dari langkah perusahaan dalam memperbesar kepemilikan pada entitas anak.
“Transaksi ini merupakan transaksi afiliasi sebagaimana dimaksud dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan,” tulis Cindy Budijono dalam keterbukaan informasi perusahaan, dikutip Kamis, 5 Maret 2026.
Dalam dokumen keterbukaan informasi disebutkan bahwa transaksi berlangsung pada 2 Maret 2026. Melalui transaksi tersebut, GNA menjual sebanyak 6.839 saham CGU kepada BUVA dengan nilai transaksi sebesar Rp2.253.779.195.
Selain itu, GNA juga menjual sebanyak 140 saham CGU kepada PT Bukit Bali Permai (BBP), yang merupakan entitas anak BUVA, dengan nilai transaksi Rp46.220.805.
Sebelum transaksi dilakukan, struktur kepemilikan saham CGU terdiri dari BUVA sebesar 7.046 saham atau setara 50,24 persen dan GNA sebanyak 6.979 saham atau 49,76 persen.
Setelah transaksi selesai, kepemilikan BUVA di CGU meningkat menjadi 13.885 saham atau setara 99 persen. Sementara itu, BBP memiliki 140 saham atau sekitar 1 persen dari total saham CGU.
Manajemen perusahaan menyatakan transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perusahaan.
“Transaksi ini tidak memiliki dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, aspek hukum maupun kelangsungan usaha Perseroan,” demikian pernyataan manajemen dalam dokumen keterbukaan informasi tersebut. (*)
Disclaimer:
Berita atau informasi yang Anda baca membahas emiten atau saham tertentu berdasarkan data yang tersedia dari keterbukaan informasi PT Bursa Efek Indonesia dan sumber lain yang dapat dipercaya. Konten ini tidak dimaksudkan sebagai ajakan untuk membeli atau menjual saham tertentu. Selalu lakukan riset mandiri dan konsultasikan keputusan investasi Anda dengan penasihat keuangan profesional. Pastikan Anda memahami risiko dari setiap keputusan investasi yang diambil.





Comments are closed.