Sun,31 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Kekurangan Gizi Masih Menjadi Ancaman Kesehatan Perempuan

Kekurangan Gizi Masih Menjadi Ancaman Kesehatan Perempuan

kekurangan-gizi-masih-menjadi-ancaman-kesehatan-perempuan
Kekurangan Gizi Masih Menjadi Ancaman Kesehatan Perempuan
service

Mubadalah.id – Di banyak negara berkembang, kekurangan gizi masih menjadi salah satu persoalan kesehatan yang paling memengaruhi kehidupan perempuan. Kondisi ini sering kali bermula sejak masa kanak-kanak dan dapat berdampak hingga masa dewasa.

Dalam sebagian keluarga, anak perempuan terkadang memperoleh porsi makanan yang lebih sedikit dibandingkan anak laki-laki. Ketimpangan tersebut dapat menyebabkan anak perempuan mengalami pertumbuhan yang lebih lambat serta perkembangan tulang yang tidak optimal.

Kondisi ini dapat berdampak jangka panjang terhadap kesehatan perempuan. Perkembangan tulang yang tidak maksimal dapat meningkatkan risiko kesulitan saat proses persalinan ketika perempuan memasuki masa dewasa.

Masalah kekurangan gizi juga dapat semakin memburuk ketika anak perempuan memasuki usia remaja. Pada masa ini, kebutuhan gizi meningkat karena tubuh mengalami berbagai perubahan biologis, termasuk datangnya menstruasi.

Selain itu, beban kerja remaja perempuan dalam beberapa kondisi juga cenderung meningkat. Ketika kebutuhan energi dan gizi tidak terpenuhi dengan baik, remaja perempuan dapat mengalami berbagai gangguan kesehatan.

Beberapa dampak yang sering muncul antara lain kelelahan berkepanjangan, rasa lemah, serta anemia. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kemampuan perempuan menjalani aktivitas sehari-hari.

Kekurangan gizi yang berlangsung dalam waktu lama juga dapat berdampak pada kesehatan reproduksi perempuan di masa depan. Jika perempuan mengalami kekurangan gizi saat hamil, risiko komplikasi kehamilan dapat meningkat.

Beberapa risiko tersebut antara lain pendarahan saat persalinan, infeksi, maupun kemungkinan bayi lahir dengan berat badan rendah. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemenuhan gizi yang cukup bagi perempuan merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan anak. []

*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.