Sun,2 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Baznas: Zakat Perkuat Persatuan, Dorong Kesejahteraan Bangsa

Baznas: Zakat Perkuat Persatuan, Dorong Kesejahteraan Bangsa

baznas:-zakat-perkuat-persatuan,-dorong-kesejahteraan-bangsa
Baznas: Zakat Perkuat Persatuan, Dorong Kesejahteraan Bangsa
service

Jakarta, Arina.idBadan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menegaskan bahwa zakat tidak hanya menjadi kewajiban ibadah umat Islam, tetapi juga memiliki peran strategis dalam memperkuat persatuan bangsa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan Zikir dan Doa Kebangsaan bertajuk Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur yang digelar di Lapangan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, Sabtu (1/8/2026), sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Ketua Baznas RI, H Sodik Mudjahid mengatakan gerakan zakat, infak, dan sedekah merupakan kekuatan sosial yang dapat memperkokoh persaudaraan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

“Zakat bukan hanya sekadar kewajiban ibadah ritual, melainkan instrumen kebangsaan yang sangat ampuh untuk mempererat tali persaudaraan, merekatkan kebhinekaan, serta menyejahterakan umat secara adil dan merata,” tegasnya.

Menurut Sodik, zikir dan doa kebangsaan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali semangat gotong royong dan kebersamaan melalui penguatan gerakan zakat. Ia berharap nilai-nilai tersebut dapat menjadi ikhtiar bersama dalam membangun kesejahteraan umat sekaligus memperkuat fondasi kebangsaan.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Agama RI, Prof KH Nasaruddin Umar, M.A. menyampaikan apresiasi terhadap kinerja lembaga-lembaga filantropi yang dinilai berhasil meningkatkan pengelolaan dana sosial keagamaan secara berkelanjutan.

“Bapak, Ibu sekalian, pengelolaan keuangan sosial keagamaan terus menunjukkan kinerja yang positif. Pada 2025, penghimpunan zakat nasional tumbuh 12 persen menjadi Rp44,6 triliun yang memberikan manfaat kepada 140 juta mustahik,” tuturnya.

Ia menegaskan, capaian tersebut menjadi dorongan untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“Bagi kami, seluruh capaian itu bukan garis akhir, melainkan amanah untuk terus meningkatkan pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Ribuan peserta dari berbagai daerah mengikuti kegiatan yang diisi dengan salat Magrib berjamaah, pembacaan selawat diiringi hadrah, zikir bersama, serta doa untuk keselamatan dan kemajuan Indonesia.

Acara tersebut menjadi ruang refleksi sekaligus ajakan memperkuat solidaritas sosial melalui pengelolaan zakat, infak, dan sedekah.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.