Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Konflik Timur Tengah Tegaskan Pentingnya Transisi Energi

Konflik Timur Tengah Tegaskan Pentingnya Transisi Energi

konflik-timur-tengah-tegaskan-pentingnya-transisi-energi
Konflik Timur Tengah Tegaskan Pentingnya Transisi Energi
service

Serangan Amerika Serikat-Israel ke Iran yang sudah berlangsung dua pekan mengganggu pasokan minyak dunia, termasuk Indonesia, sebagai negara importir minyak. Sebabnya, Iran memblokade Selat Hormuz yang merupakan jalur utama pasokan minyak dari Timur Tengah. Reuters melaporkan, militer Iran memasang sekitar selusin ranjau di Selat Hormuz. Aktivitas militer ini menyebabkan kapal tanker pembawa minyak dan gas tidak bisa melintas, sementara sekitar 20% pasokan minyak dan gas dunia biasa melewati selat itu. Gangguan lalu lintas berdampak pada lonjakan harga minyak dunia. AP News melaporkan, harga minyak brent crude–standar internasional–berada di sekitar US$104 per barel pada Senin (16/3/26), naik hampir 45% sejak Amerika dan Israel menyerang Iran pada 28 Februari. Selama perang, harga minyak bahkan sempat melonjak mencapai sekitar US$120 per barel. Kondisi ini juga berdampak pada pasokan bahan bakar minyak (BBM) Indonesia. Negara maritim ini membutuhkan minyak sekitar 1,5-1,6 juta barel per hari; sedang  produksi domestik hanya berkisar 600.000 barel per hari.  Indonesia harus mengimpor sekitar 1 juta barel minyak per hari untuk penuhi kebutuhan nasional. Jika tidak impor, cadangan minyak Indonesia hanya untuk 20-25 hari, selepas itu kebutuhan dalam negeri tidak dapat terpenuhi. Berbagai kalangan pun mengingatkan, pemtingnya kedaulatan energi yang sebenarnya bisa Indonesia penuhi dengan bertransisi dari energi fosil ke terbarukan yang berkeadilan.   Pemerintah menyadari ancaman terganggunya pasokan BBM imbas konflik di Timur Tengah itu. Mengutip CNBC, Presiden Prabowo Subianto bahkan menggelar rapat kabinet merespons situasi itu. Menurut dia, kenaikan harga BBM akan berdampak pada banyak hal, termasuk pangan. Karena itu, dia berinisiatif melakukan akselerasi melalui penghematan BBM. “Kita hadapi…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.