Mon,31 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Shalat Id di Lokasi Pengungsian, Warga Aceh Tuai Apresiasi atas Solidaritas dan Keteguhan Iman

Shalat Id di Lokasi Pengungsian, Warga Aceh Tuai Apresiasi atas Solidaritas dan Keteguhan Iman

shalat-id-di-lokasi-pengungsian,-warga-aceh-tuai-apresiasi-atas-solidaritas-dan-keteguhan-iman
Shalat Id di Lokasi Pengungsian, Warga Aceh Tuai Apresiasi atas Solidaritas dan Keteguhan Iman
service

Aceh Tengah, NU Online

Di tengah situasi bencana yang masih mengguncang wilayahnya, warga Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah, tetap melaksanakan Shalat Idul Fitri. Ibadah tersebut berlangsung di lokasi pengungsian yang tersebar di sepanjang jalan, yang kini menjadi hunian sementara bagi masyarakat terdampak.

Pelaksanaan Shalat Id itu turut menjadi perhatian publik setelah video kegiatan tersebut beredar luas di media sosial. Dalam rekaman video terlihat ratusan warga berkumpul, berbaris rapi, dan melaksanakan ibadah dengan penuh kekhusyukan di tengah keterbatasan.

Meski kondisi belum sepenuhnya pulih, semangat masyarakat untuk menjalankan ibadah tidak surut. Justru dalam suasana yang serba terbatas, kekuatan spiritual dan kebersamaan tampak semakin nyata.

Sejak pagi, para pengungsi mulai berkumpul di area yang tersedia. Dengan memanfaatkan ruang terbuka di sekitar posko, mereka menyusun saf secara tertib untuk melaksanakan Shalat Id berjamaah.

Menurut Badri, salah seorang warga, tikar sederhana yang disiapkan secara gotong royong menjadi alas bagi para jamaah. Ia menyebutkan bahwa seluruh elemen masyarakat turut ambil bagian, mulai dari anak-anak hingga para lansia.

“Tikar kami siapkan bersama. Semua ikut, dari anak-anak sampai orang tua. Walaupun di pengungsian, kami tetap ingin merasakan suasana Lebaran,” ujarnya, kepada NU Online, Ahad (22/3/2026).

Badri menyebut pemandangan itu sebagai gambaran kuatnya solidaritas di tengah masyarakat. Ia menegaskan bahwa dalam kondisi yang jauh dari kata ideal, warga tetap mampu menjaga kekompakan dan semangat kebersamaan.

Ia menuturkan bahwa suasana khidmat terasa menyelimuti pelaksanaan ibadah. Tak ada keluhan yang terdengar, hanya lantunan takbir dan doa yang dipanjatkan dengan penuh harap. Bagi warga, Idul Fitri tetap menjadi momentum penting untuk memperkuat keimanan, meski dirayakan di tengah ujian.

Badri menilai, kegiatan ini menjadi bukti bahwa nilai-nilai keagamaan tetap terjaga, bahkan dalam situasi sulit sekalipun. Menurutnya, keteguhan masyarakat dalam menjalankan ibadah menunjukkan bahwa spiritualitas menjadi sumber kekuatan utama dalam menghadapi bencana.

“Kami berharap dengan doa dan ibadah ini, kesulitan kami segera berakhir dan keadaan bisa kembali normal,” ujar salah seorang jamaah.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Tengah Tgk Mursyidin menyampaikan apresiasi atas keteguhan masyarakat dalam menjalankan Shalat Idul Fitri di tengah kondisi bencana.

Ia menilai, langkah yang dilakukan warga Linge merupakan cerminan kuatnya iman dan komitmen dalam menjalankan kewajiban agama.

“Ini adalah contoh luar biasa. Dalam kondisi sulit sekalipun, masyarakat tetap menjaga ibadah. Ini menunjukkan keteguhan iman yang patut kita apresiasi,” ujarnya.

Menurutnya, ibadah yang dilakukan dalam kondisi penuh keterbatasan justru memiliki nilai yang sangat tinggi di sisi Allah.

“Justru dalam kondisi seperti ini, keikhlasan dan kesungguhan ibadah semakin terasa. Ini menjadi pelajaran bagi kita semua tentang makna ketakwaan yang sebenarnya,” tambahnya.

Tgk Mursyidin juga mengajak masyarakat luas untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai inspirasi dalam memperkuat keimanan dan kepedulian sosial.

Ia berharap berbagai pihak terus memberikan dukungan kepada masyarakat terdampak, baik dalam bentuk bantuan maupun doa.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.