Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kucing-kucingan Demi Sebongkah Emas Mandailing Natal

Kucing-kucingan Demi Sebongkah Emas Mandailing Natal

kucing-kucingan-demi-sebongkah-emas-mandailing-natal
Kucing-kucingan Demi Sebongkah Emas Mandailing Natal
service

Yudi Saputra berhenti sejenak sebelum masuk hutan Huta Bargot, Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut), sore di pertengahan Maret 2026. Dia menajamkan pendengaran, memastikan tak ada langkah patroli atau deru suara kendaraan petugas. Setelah yakin aman, Yudi melanjutkan perjalanan ke lokasi tambang emas ilegal dalam hutan, sekitar landscape Taman Nasional Batang Gadis (TNBG). “Kalau ketemu petugas, bisa habis kami,” katanya pelan. Belakangan, aparat dari polri dan TNI begitu gencar menggelar operasi. Awal Maret, polisi menyita belasan alat berat dan mengamankan puluhan orang karena terlibat penambangan emas ilegal di Madina dan perbatasan Tapanuli Selatan. Dua di antaranya kini menjadi tersangka. Tak lama berselang, razia juga aparat TNI lakukan dengan belasan alat berat berhasil mereka amankan dari lokasi tambang ilegal di Sungai Batang Natal. Namun begitu, aktivitas tambang ilegal ini tak pernah benar-benar mati, meski para pelaku harus kucing-kucingan dengan petugas. Tak jarang, nyawa pun jadi taruhan. Pada Rabu (18/3/26) misal, dua orang tewas dan satu kritis setelah tertimbun longsor di lokasi tambang ilegal di Tanoman, Desa Simanguntong, Kecamatan Batang Natal. Wahyu Siregar, Camat Batang Natal menyebut, kedua orang tewas adalah Martaon, warga Sumanguntong dan Amri, warga Desa Ampung Padang. “Satu lagi yang kritis atas nama Kholidin. Sekarang, kasusnya sedang dalam penanganan Polres Madina,” ujar Wahyu. Proses pengolahan material emas dengan menggunakan mesin glundung. Foto: Roby Ayat Karokaro/Mongabay Indonesia. Tak ada pilihan Sudah lima tahun Yudi hidup dengan rutinitas yang sama: berjalan berjam-jam menembus hutan, menggali lubang puluhan hingga ratusan meter untuk mencari bongkahan emas. Tak sekadar harapan untuk mengubah hidupnya, aktivitas…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.