Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. BRIN Ingatkan Ancaman El Nino ‘Godzilla’ di Indonesia

BRIN Ingatkan Ancaman El Nino ‘Godzilla’ di Indonesia

brin-ingatkan-ancaman-el-nino-‘godzilla’-di-indonesia
BRIN Ingatkan Ancaman El Nino ‘Godzilla’ di Indonesia
service

Putu Winarta dan Nengah Sinreg sibuk di tengah pematang. Di bawah cuaca yang begitu terik, pasangan suami istri tengah memanen bayam di pinggiran utara Kota Denpasar, Bali,  Senin (30/3/26) sekitar pukul 08.00. Sayur-sayur mereka ikat seukuran kepalan tangan dan mencucinya di saluran irigasi. Hasil panen ini mereka jual di Pasar Badung. Walau panen bayam dari lahan seluas dua are ini tak banyak, namun cukup untuk menghidupi mereka. Winarta mengatakan, belakangan, cuaca di Bali cukup panas lantaran tak ada hujan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, tinggi muka air di saluran irigasi pun sudah menunjukkan penurunan. Bagi Winarta, kemarau yang akan segera tiba membuatnya khawatir. “Sebentar lagi musim panas, pasti air makin sedikit. Kami akan sulit bertani,” katanya dalam Bahasa Bali. Sayuran perlu banyak air setiap hari dan baru bisa panen enam minggu setelah penyemaian. Selama ini,  mereka hanya mengandalkan saluran irigasi di hilir yang makin menipis saat kemarau. BRIN memprediksi munculnya fenomena El Nino Godzilla yang berdampak pada cuaca panas ekstrem. Konsumsi air yang cukup sangat penting untuk mencegah dehidrasi. Foto: Asad Asnawi/Mongabay Indonesia. Panas ekstrem Petani merupakan salah satu pihak yang terdampak langsung perubahan iklim. Terlalu basah, tanaman rusak. Sebaliknya, tanpa air atau kurang air sayuran juga mati. Kedua cuaca itu sudah makin terbiasa dialami pasangan petani ini. Perkiraan cuaca, panas ekstrem akan mulai di Pulau Jawa, Bali, dan NTT pada tahun ini. Melalui pengumuman publik dan peringatan cuaca di media sosialnya, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengingatkan, potensi fenomena variasi kuat El Niño “Godzilla” yang akan melanda Indonesia…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.