Bagaimana kesadaran masyarakat Yogyakarta terhadap kelestarian kucing kuwuk? Darmanto, Kepala BKSDA Yogyakarta, mengatakan sebagian masyarakat kini paham bahwa Prionailurus bengalensis bukan hewan peliharaan. Kucing ini jenis dilindungi dan habitatnya di hutan. “Secara sukarela mereka menyerahkan ke kami,” jelasnya melalui keterangan tertulis kepada Mongabay, Rabu (1/4/2026). Sukarela yang dimaksud Darmanto merujuk penyerahan kucing kuwuk oleh Fitria, warga Sleman, kepada BKSDA Yogyakarta, Senin (2/3/2026) lalu. Fitria menyerahkan kucing hutan yang didapat dari temannya itu dan sempat ia pelihara tiga minggu. “Perubahan sikap tersebut jadi penanda penting dalam upaya konservasi satwa liar, khususnya di Yogja yang luas kawasan hutanya tersisa antara 18-19 ribu hektar.” Sepanjang 2024 hingga Maret 2026, BKSDA Yogyakarta menerima serahan enam individu kucing kuwuk dari masyarakat. Sebagian merupakan peliharaan dan lainnya ditemukan tidak sengaja di sekitar permukiman. Darmanto menjelaskan, kucing ini sulit dijumpai secara langsung di habitatnya. Aktivitasnya cenderung nokturnal dan sifat soliternya membuat satwa ini lebih sering ‘tertangkap’ kamera dibanding terlihat manusia. Keberadaannya juga diketahui secara tidak langsung melalui kotoran/feses. “Kucing hutan yang terekam di kawasan konservasi dalam kondisi sehat, meski data populasinya di alam liar terbatas.” Kucing kuwuk yang diserahkan warga di Yogyakarta. Foto: Dok. BKSDA Yogyakarta Sebagai predator alami Meski berukuran kecil, Leopard Cat punya peran ekologis penting sebagai predator. Keberadaanya membantu mengontrol populasi hewan kecil seperti tikus, burung, dan reptil. Peran ini jadi krusial dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Tanpa predator alami, populasi mangsa bisa meningkat dan berdampak pada kerusakan lingkungan. Dalam konteks pertanian, kehadiran keluarga Felidae juga berkontribusi mengendalikan hama, terutama tikus yang merusak tanaman. “Kucing…This article was originally published on Mongabay
Kucing Kuwuk dan Kesadaran Konservasi Masyarakat Yogyakarta yang Tumbuh
Kucing Kuwuk dan Kesadaran Konservasi Masyarakat Yogyakarta yang Tumbuh





Comments are closed.