Sat,18 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Sering Lupa dan Susah Fokus Pertanda Gejala ADHD

Sering Lupa dan Susah Fokus Pertanda Gejala ADHD

sering-lupa-dan-susah-fokus-pertanda-gejala-adhd
Sering Lupa dan Susah Fokus Pertanda Gejala ADHD
service

Kasus gangguan pemusatan perhatian dan perilaku yang umum atau ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) yang terjadi pada anak-anak terus meningkat. Meski kondisi gangguan ini terjadi pada anak-anak, namun dapat berlanjut hingga usia dewasa. Hal ini kerap kali tidak disadari oleh orang awam dan bisa mengganggu produktivitas sehari-hari.

Pada orang dewasa, gejala ini biasanya muncul dalam bentuk yang samar. Tapi tetap saja mereka yang mengalami gejala ini akan mengalami kesulitan untuk fokus, kesulitan mengelola waktu, dan sulit mengendalikan emosi sehingga dapat mengganggu produktivitas sehari-hari.

Psikolog Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada (UGM), Diana Setiyawati, mengatakan ADHD pada orang dewasa terjadi akibat terlambat didiagnosis. Sebab, mereka sering menganggap gejala bagi penderita ADHD ini tidak terlalu mengganggu.

Apalagi masih ada stigma yang mengatakan bahwa orang dengan ADHD terlihat baik-baik saja. Padahal sebenarnya mungkin mereka sedang melawan kondisi yang dialaminya.

“Memang ADHD nggak terlalu mengganggu dan sering dianggap baik-baik saja, tapi sebenarnya mungkin dia tengah struggle (berjuang) atau mengalami kondisi tidak produktif dalam hidup,” katanya Jumat, 17 April 2026.

Diana menerangkan jika hal ini tidak segera teratasi akan menimbulkan dampak bagi penderitanya. Mereka akan mengalami kondisi tidak produktif. Sehingga banyak hal yang tidak dapat dilakukan.

Para penderita dari gejala ADHD akan kerap menjadi pelupa dan sulit untuk berkonsentrasi dalam mengerjakan sesuatu. Bahkan dampak dari gejala ADHD dapat menyebabkan mengalami underachiever.

Ia menegaskan kondisi tersebut sudah pasti dialami oleh orang dengan gangguan mental. “Salah satu ciri mental illness adalah tidak produktif karena sering pelupa dan susah fokus,” jelasnya.

Meski begitu, Diana mengungkapkan penderita ADHD pada orang dewasa tentu masih bisa disembuhkan. Bagi Diana, melalui pendekatan terapi atau psikiater dengan saran konsumsi obat untuk menjaga fokus, gejala ini perlahan dapat disembuhkan.

Namun, ia menegaskan untuk mengatasi hal tersebut utamanya datang dari manajemen diri yang didampingi psikolog atau psikiater. Sebenarnya, cara yang paling efektif adalah kesadaran untuk bisa me-manage diri me-manage distraksi.

“Ini perlu terapi dan perlu multidisiplin antara psikiater dan psikolog,” katanya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.