Fri,7 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Serangan Pasukan UNIFIL: Indonesia Tunggu Laporan Akhir Investigasi PBB

Serangan Pasukan UNIFIL: Indonesia Tunggu Laporan Akhir Investigasi PBB

serangan-pasukan-unifil:-indonesia-tunggu-laporan-akhir-investigasi-pbb
Serangan Pasukan UNIFIL: Indonesia Tunggu Laporan Akhir Investigasi PBB
service

Kementerian Luar Negeri RI masih menunggu hasil final dari laporan PBB mengenai investigasi penembakan tiga prajurit TNI pasukan perdamaian (UNIFIL) di Lebanon Selatan. Semua pihak, termasuk kelompok Hizbullah, akan dimintakan pertanggungjawaban jika terbukti bersalah. 

Dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (16/4), juru bicara Kementerian Luar Negeri, Vahd Nabil Achmad Mulachela, mengatakan bahwa Indonesia masih menantikan laporan final menyusul laporan awal (preliminary report) yang dikeluarkan PBB pada 6 April 2026. 

“Posisi Indonesia tidak berubah, intinya kita meminta dan menuntut agar investigasi dilakukan secara menyeluruh dan tentunya memastikan agar semua pihak yang terlibat untuk bertanggung jawab, termasuk meminta agar mencegah kejadian serupa terulang di masa mendatang. Komitmen kita tetap, tidak berubah dalam misi perdamaian. Kita akan tetap berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keamanan,” ungkap Nabil. 

Evakuasi WNI dari Iran Terus Berlanjut

Sementara itu, proses pemulangan WNI dari Iran terus dilakukan secara bertahap. Direktur Perlindungan WNI, Heni Hamidah, menyampaikan bahwa evakuasi tahap ketiga pada 12 April lalu berhasil memulangkan 45 orang WNI dari Teheran melalui jalur darat menuju Baku, Azerbaijan. Perjalanan kemudian dilanjutkan dengan penerbangan komersil rute Baku-Jakarta. 

“Sebanyak 45 WNI yang dievakuasi itu dibagi dalam tiga kloter ketibaan di Jakarta. Kloter pertama tiba pada 14 April lalu sebanyak 14 orang, kemudian kloter kedua sebanyak 9 orang mereka tiba pada 15 April, dan kloter ketiga sebanyak 9 orang tiba di Jakarta pada Jumat petang (16 April),” jelas Heni. 

Saat ini, lanjut Heni, masih terdapat 13 orang ABK asal Indonesia yang berada di Baku untuk menunggu penerbangan menuju Jakarta. Sesuai prosedur dan aturan yang berlaku, seluruh WNI yang berhasil dievakuasi akan diserahkan kepada Dinas Sosial dan Badan Penghubung Provinsi untuk dipulangkan ke daerah asal masing-masing. 

Dalam catatan Kemlu, saat ini masih terdapat 236 WNI yang belum dievakuasi dari Iran. Kebanyakan dari mereka berstatus sebagai mahasiswa atau pelajar yang terkonsentrasi di kota Qom. Sedangkan sisanya adalah pekerja migran dan ekspatriat yang menikah dengan warga setempat.

Tags:

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.