Fri,1 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Modal Nekat dan Sisa Tabungan, Akhmad Wafi Kini Jadi Lulusan Terbaik dan Sarjana Pertama di Keluarganya

Modal Nekat dan Sisa Tabungan, Akhmad Wafi Kini Jadi Lulusan Terbaik dan Sarjana Pertama di Keluarganya

modal-nekat-dan-sisa-tabungan,-akhmad-wafi-kini-jadi-lulusan-terbaik-dan-sarjana-pertama-di-keluarganya
Modal Nekat dan Sisa Tabungan, Akhmad Wafi Kini Jadi Lulusan Terbaik dan Sarjana Pertama di Keluarganya
service

Modal Nekat dan Sisa Tabungan, Akhmad Wafi Kini Jadi Lulusan Terbaik dan Sarjana Pertama di Keluarganya


Perjalanannya bisa dibilang tidak mudah. Ia menduduki bangku kuliah hanya dengan modal nekat dan sisa tabungan dari masa nyantri di pesantren. Uang itu ia hitung berulang kali dan hanya mampu membayar Uang Kuliah Tunggal (UKT) selama enam hingga tujuh semester.

UKT adalah sistem biaya kuliah di perguruan tinggi negeri yang dibayarkan per semester. Besarannya disesuaikan dengan kemampuan ekonomi mahasiswa. Artinya, meski ada skema keringanan, biaya hidup tetap jadi persoalan utama.

Dari situlah, Wafi memutuskan untuk menjadi marbot masjid. Bukan sekadar membantu aktivitas ibadah, tetapi juga menjadikannya strategi bertahan hidup.

Akhmad Wafi mengabdi sebagai marbot atau kaum masjid di Markas Detasemen Polisi Militer VI/2 Banjarmasin. Dari sana, ia mendapatkan tempat tinggal dan uang saku bulanan.

Memang, bagi mahasiswa perantauan, tempat tinggal adalah hal krusial. Sebagaimana kebutuhan primer manusia, pemenuhan papan dan pangan adalah hal utama. Banyak mahasiswa dari keluarga terbatas harus memutar otak, bukan hanya soal akademik, tapi juga logistik hidup sehari-hari.

Wafi pernah berada ada di posisi itu. Otaknya berkutat pada makan, tempat tidur, dan biaya kuliah yang terus berjalan.

Hingga akhirnya, ia memberanikan diri mengikuti seleksi KIP Kuliah di semester pertama. Program bantuan pendidikan dari pemerintah ini ditujukan bagi mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu. KIP Kuliah tidak hanya menanggung biaya kuliah, tetapi juga memberikan bantuan biaya hidup.

 “Poin yang ingin saya sampaikan adalah setiap tekad dan kemauan selalu ada jalannya,” katanya.

“Suatu proses dan usaha, apabila disertai niat yang lurus dan kesungguhan, akan senantiasa menemukan jalan keluar serta berbuah manis,” imbuhnya.

Bukan Sekadar Lulus, tapi Unggul

Wafi tidak hanya lulus bertahan ujian hidup saat kuliah, tapi ia juga melesat. Ia akhirnya mengikuti wisuda tahun ini.

Sebagai mahasiswa Program Studi Hukum Keluarga Islam Fakultas Syariah, ia berhasil meraih IPK 3,90 dengan predikat pujian. Ia juga ditetapkan sebagai salah satu dari lima wisudawan terbaik tingkat universitas melalui SK Rektor UIN Antasari Nomor 238 Tahun 2026.

IPK atau Indeks Prestasi Kumulatif adalah ukuran rata-rata nilai mahasiswa selama kuliah. Skala maksimalnya 4,00. Artinya, capaian Wafi hampir sempurna.

Menariknya lagi, Wafi membawa identitas sebagai sarjana pertama di keluarganya.

Capaian ini bukan hanya kebanggaan, tapi juga menjadi harapan menuju perubahan arah hidup generasi berikutnya.

Untuk itu, ia menekankan bahwa ilmu harus digunakan. Bukan hanya untuk diri sendiri, tapi juga untuk keluarga dan masyarakat.

“Gelar di ujung nama kita bukan untuk menjadi media menyombongkan diri, tetapi gelar tersebut adalah tanggung jawab baru yang akan melekat pada diri kita di mana pun berada,” tegasnya.

Sebagai informasi, UIN Antasari Banjarmasin menggelar Wisuda Sarjana ke-89 serta Wisuda Magister dan Doktor ke-59 UIN di Gedung Serbaguna Kampus 2 Banjarbaru pada Sabtu (25/04/2026).

Sebanyak 539 lulusan dikukuhkan, terdiri dari 232 laki-laki dan 307 perempuan, dari jenjang S-1 hingga S-3.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.