Wed,29 April 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Perspektif
  3. Trump Sebut Iran ‘Sudah Runtuh’, Mengemis Agar Blokade Selat Hormuz Dibuka

Trump Sebut Iran ‘Sudah Runtuh’, Mengemis Agar Blokade Selat Hormuz Dibuka

trump-sebut-iran-‘sudah-runtuh’,-mengemis-agar-blokade-selat-hormuz-dibuka
Trump Sebut Iran ‘Sudah Runtuh’, Mengemis Agar Blokade Selat Hormuz Dibuka
service

Arina.id – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengklaim Iran dalam “keadaan runtuh” dan Tehran telah mengemis kepada Washington untuk membuka kembali Selat Hormuz “secepat mungkin.” Ini setelah blokade dan penyitaan kapal Iran dilakukan oleh AS beberapa waktu lalu.

“Iran baru saja menginformasikan bahwa mereka berada dalam ‘Negara Keruntuhan’,” Trump menulis di platform media sosialnya TruthSocial seperti dikutip dari Anadolu. “Mereka ingin kita untuk ‘Buka Selat Hormuz,’ sesegera mungkin, sebagaimana mereka mencoba untuk mencari tahu situasi kepemimpinan mereka (yang saya yakin mereka akan dapat melakukannya!)”

Meskipun begitu Trump tidak memberikan rincian komunikasi, dan belum ada konfirmasi langsung dari pejabat Iran. Pernyataan itu menunjukkan ketidakpuasan Trump terhadap proposal dari Tehran untuk membuka kembali selat untuk menyelesaikan perang AS-Israel terhadap Iran. 

Menurut The New York Times, mengutip sumber anonim, Trump diberitahu tentang rencana tersebut selama rapat di Ruang Situasi Gedung Putih. Usulan tersebut menyerukan AS agar mengakhiri blokade pelabuhan Iran, sambil memperpanjang atau membuat gencatan senjata permanen dan mulai membahas pembicaraan nuklir setelah pembatasan laut diangkat. 

Hal ini terjadi setelah AS dan Israel meluncurkan serangan bersama terhadap Iran pada 28 Februari 2026 yang dibalas dengan serangan terhadap Israel dan negara-negara sekutu AS lainnya. Operasi Amerika Serikat-Israel menewaskan lebih dari 3.300, menurut pejabat Iran, sebelum Washington dan Tehran mengumumkan gencatan senjata dua minggu pada 8 April 2026 dengan mediasi Pakistan.

Meski awalnya akan kadaluwarsa pada 22 April 2026, Trump mengumumkan perpanjangan gencatan senjata tanpa batas waktu pada 21 April 2026 atas permintaan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif dan kepala militer Asim Munir.

Iran tidak akan menuruti “perampok” Amerika

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk aksi AS yang menargetkan pengiriman minyak Iran sebagai “pembajakan”, menekankan bahwa Amerika Serikat harus bertanggung jawab atas pelanggaran hukum internasional dan keamanan maritim.

Dalam posnya dalam akun X-nya pada Senin malam, Esmaeil Baqaei bereaksi terhadap langkah-langkah AS terhadap kapal-kapal yang mengangkut minyak Iran, mengkritik kapal-kapal tersebut sebagai aksi ilegal yang disamarkan sebagai penegakan hukum. Ia juga memperingatkan akibatnya bagi perdagangan internasional dan aturan hukum kelautan.

“Ini adalah legalisasi pembajakan dan perampokan bersenjata di laut lepas,” kata juru bicara Iran, seperti dilaporkan media Iran, Tasnim.

“Selamat datang di kembalinya para perompak – hanya sekarang, mereka beroperasi dengan surat perintah yang dikeluarkan pemerintah, berlayar di bawah bendera resmi, dan menyebut penjarahan mereka sebagai ‘penegakan hukum’,” katanya.

“Amerika Serikat harus bertanggung jawab sepenuhnya atas perilaku melanggar hukum ini, yang menyerang jantung hukum internasional & perdagangan bebas internasional, dan mengancam prinsip-prinsip dasar keamanan maritim,” Baqaei menambahkan.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.