Jakarta –
Bunda pernah merasakan suara halus seperti “nging” yang muncul secara tiba-tiba di sisi telinga kanan? Meski banyak orang mengalaminya, beberapa mungkin belum memahami terkait arti telinga berdenging.
Sensasi tersebut sering dikaitkan dengan berbagai hal, mulai dari kepercayaan tertentu yang beredar di masyarakat hingga kesehatan.
Berdasarkan pengertian umum dari Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), denging merupakan bunyi samar yang terdengar di dalam organ pendengaran tanpa adanya sumber suara dari luar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lantas, apa sebenarnya arti telinga berdenging yang muncul secara mendadak? Simak ulasan selengkapnya berikut ini.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW bersabda sebagai berikut,
إِذَا طَنَّتْ أُذُنُ أَحَدِكُمْ فَلْيَذْكُرْنِي وَلْيُصَلِّي عَلَيَّ وَلْيَقُلْ ذَكَرَ اللَّهُ مَنْ ذَكَرَنِي بِخَيْرٍ – رواه الحكيم وابن السني، الطبراني وابن عدي وابن عساكر
Artinya:
“Jika telinga salah seorang di antara kalian berdenging, maka hendaklah ia mengingatku (Rasulullah SAW), membaca selawat kepadaku, dan mengucapkan: dzakarallahu man dzakarani bi khairin (Semoga Allah SWT mengingat orang yang mengingatku dengan kebaikan).” (HR. al-Hakim, Ibn as-Sinni, dan at-Thabarani)
Sementara itu, ada pula hadis yang berpendapat bahwa telinga berdenging menjadi tanda bahwa ada orang lain yang sedang membicarakan kebaikan Bunda.
فيه أنها لا تطن إلا من ذكر إنسان له بخير فلذا أمر بمكافأته والدعاء له بعد الصلاة عليه – صلى الله عليه وسلم – ليكون دعاؤه مقبولاً، وفيه أنه تعالى جعل حركات الجوارح من غير سبب من صاحبها تكون عن أسباب خارجية
Dilansir dari laman detikcom, hadis tersebut menjelaskan bahwa telinga seseorang tidak akan berdenging kecuali ada orang lain yang membicarakan kebaikannya, sehingga diperintahkan untuk membalas dengan yang setimpal, mendoakannya setelah membaca selawat kepada Nabi SAW agar doanya terkabul.
Di dalam hadis itu, ada juga penjelasan bahwa Allah menjadikan gerakan tubuh yang tidak dilakukan oleh pemilik tubuh sebagai bentuk respons terhadap faktor-faktor lain di luar tubuh seseorang.
Dalam Muktamar NU ke-11 di Banjarmasin pada 1936 silam dijelaskan suara “nging” dalam telinga menunjukkan bahwa Rasulullah SAW sedang menyebut orang tersebut dalam perkumpulan yang tinggi. Tujuannya adalah agar seseorang ingat dan berselawat pada sang nabi.
Pandangan ini dilandasi pendapat Abdurrauf al-Munawi dalam Kitab As-Siraj al-Munifr:
قَالَ الْمُنَاوِيُّ فَإِنَّ اْلأُذُنَ إِنَّمَا تَطُنُّ لَمَّا وَرَدَ عَلَى الرُّوْحِ مِنَ الْخَبَرِ الْخَيْرِ وَهُوَ أَنَّ الْمُصْطَفَى قَدْ ذَكَرَ ذَلِكَ اْلإِنْسَانَ بِخَيْرٍ فِي الْمَلاَءِ اْلأَعْلَى فِيْ عَالَمِ اْلأَرْوَاحِ
Artinya:
“Imam al-Munawi berkata, sesungguhnya telinga itu berdenging hanya ketika datang berita baik ke ruh, bahwa Rasulullah SAW. Telah menyebutkan orang (pemilik telinga yang berdenging) tersebut dengan kebaikan di al-Mala’ al-A’la (majelis tertinggi) di alam ruh.”
Sebagian orang masih memercayai Primbon Jawa sebagai rujukan makna tanda tertentu. Berikut penjelasan arti telinga kanan dan kiri yang berdenging menurut kepercayaan tersebut:
Telinga kanan berdenging
- 24.00-01.00: Dinasihati saudara
- 01.00-02.00: Ada percekcokan
- 02.00-03.00: Selamat
- 03.00-04.00: Kehilangan uang
- 04.00-05.00: Celaka besar
- 06.00-07.00: Mengalami kesukaran
- 07.00-08.00: Diperbincangkan orang
- 08.00-09.00: Pergi jauh
- 09.00-10.00: Celaka besar
- 10.00-11.00: Ada percekcokan
- 11.00-12.00: Menerima surat
- 12.00-13.00: Saudara yang jauh datang
- 13.00-14.00: Makan enak
- 14.00-15.00: Kecelakaan
- 15.00-16.00: Saudara yang jauh datang
- 16.00-17.00: Akan bepergian
- 17.00-18.00: Beruntung besar
- 18.00-19.00: Kehilangan
- 19.00-20.00: Diperbincangkan keluarga
- 20.00-21.00: Memperoleh rezeki
- 21.00-22.00: Memperoleh untung besar
- 22.00-23.00: Selamat
- 23.00-24.00: Ada orang yang mencintai
Telinga kiri berdenging
- 24.00-01.00: Dinasihati saudara
- 01.00-02.00: Ada percekcokan
- 02.00-03.00: Selamat
- 03.00-04.00: Kehilangan uang
- 04.00-05.00: Celaka besar
- 06.00-07.00: Mengalami kesukaran
- 07.00-08.00: Diperbincangkan orang
- 08.00-09.00: Pergi jauh
- 09.00-10.00: Celaka besar
- 10.00-11.00: Ada percekcokan
- 11.00-12.00: Menerima surat
- 12.00-13.00: Saudara yang jauh datang
- 13.00-14.00: Makan enak
- 14.00-15.00: Kecelakaan
- 15.00-16.00: Saudara yang jauh datang
- 16.00-17.00: Akan bepergian
- 17.00-18.00: Beruntung besar
- 18.00-19.00: Kehilangan
- 19.00-20.00: Diperbincangkan keluarga
- 20.00-21.00: Memperoleh rezeki
- 21.00-22.00: Memperoleh untung besar
- 22.00-23.00: Selamat
- 23.00-24.00: Ada orang yang mencintai
Dilansir dari laman Cleveland Clinic, telinga berdenging dalam medis dikenal sebagai tinnitus. Meski para ahli belum tahu persis mengapa sebagian orang mengalami telinga berdenging, tinnitus adalah gejala umum dari kondisi medis tertentu.
1. Gangguan pendengaran terkait usia
Otak terbiasa dengan tingkat stimulasi suara tertentu. Akibatnya, saraf pendengaran terbiasa dengan tingkat aktivitas tertentu. Ketika terjadi gangguan pendengaran, otak menerima lebih sedikit stimulasi, tetapi saraf pendengaran mungkin masih bekerja dengan kecepatan yang sama seperti biasanya.
Hal ini dapat menyebabkan Bunda mendengar suara yang sebenarnya tidak ada. Sekitar 1 dari 3 orang dewasa di atas usia 65 tahun mengalami telinga berdenging.
2. Gangguan pendengaran akibat kebisingan
Paparan suara keras dapat menyebabkan gangguan pendengaran dan tinnitus. Hal ini dapat terjadi seiring waktu atau akibat satu kejadian tunggal, seperti ledakan atau tembakan dari jarak dekat.
3. Cedera dan trauma telinga
Cedera ini dapat memengaruhi saraf atau area otak yang membantu Bunda mendengar. Orang yang mengalami tinnitus setelah cedera biasanya hanya mengalami dering di satu telinga.
4. Penyumbatan kotoran telinga atau infeksi telinga
Telinga yang berdenging mungkin bisa disebabkan oleh penyumbatan kotoran telinga atau infeksi telinga yang membuat gangguan pendengaran sementara.
5. Obat-obatan
Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan tinnitus, termasuk beberapa antibiotik, antidepresan, obat kanker, dan obat antiinflamasi nonsteroid (NSAID).
Gejala telinga berdenging
Dilansir dari laman Mayo Clinic, tinnitus paling sering digambarkan dengan suara berdenging di telinga. Namun, terkadang juga bisa menyebabkan suara-suara lainnya, sebagai berikut:
- Berdengung
- Gemuruh
- Mengklik
- Desis
- Bersenandung
Sebagian besar orang yang mengalami tinnitus memiliki tinnitus subjektif atau tinnitus yang hanya dapat didengar oleh diri sendiri.
Suara tinnitus dapat bervariasi nadanya, dari deru rendah hingga jeritan tinggi, dan dapat terdengar di satu atau kedua telinga.
Dalam beberapa kasus, suara tersebut bisa sangat keras sehingga mengganggu kemampuan untuk berkonsentrasi atau mendengar suara dari luar. Tinnitus mungkin selalu ada, atau mungkin datang dan pergi.
Dalam kasus yang jarang terjadi, tinnitus dapat muncul sebagai suara berdenyut atau mendesing yang berirama, sering kali selaras dengan detak jantung Bunda.
Cara mengatasi telinga berdenging
Bagi banyak orang, terapi suara untuk tinnitus bisa sangat efektif dalam mengurangi seberapa terasa atau mengganggu tinnitus seiring waktu. Seorang audiologi mungkin akan merekomendasikan berikut ini:
1. Gunakan mesin penghasil suara
Hal-hal seperti white noise, suara alam, atau suara ambient, dapat membantu mengalihkan perhatian otak dan mengurangi gejala tinnitus.
Bunda dapat membeli mesin penghasil suara untuk tujuan ini, tetapi banyak kipas angin dan pelembap udara yang juga mengeluarkan white noise yang membantu mengatasi telinga berdenging.
Selain itu, Bunda juga dapat menemukan white noise secara online atau mengunduh aplikasi penghasil suara ke handphone.
2. Gunakan alat penghasil suara bising di dalam telinga
Ini adalah earbud yang mengeluarkan suara dengung putih terus menerus. Bunda dapat menggunakannya di siang hari kapan pun membutuhkan pereda tinnitus.
Namun, Bunda tidak boleh tidur dengan alat ini terpasang. Jika membutuhkan alat untuk penggunaan di malam hari, tanyakan kepada ahli audiologi Bunda tentang pilihan yang lain.
Nah, itulah arti telinga kanan berdenging yang dapat Bunda ketahui. Semoga bermanfaat, ya, Bunda.
Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar dan klik di SINI. Gratis!
(asa/asa)





Comments are closed.