Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Gus Yahya: Kekuatan NU Bertumpu pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah

Gus Yahya: Kekuatan NU Bertumpu pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah

gus-yahya:-kekuatan-nu-bertumpu-pada-tradisi-dan-pelayanan-jamaah
Gus Yahya: Kekuatan NU Bertumpu pada Tradisi dan Pelayanan Jamaah
service

Garut, NU Online Jabar
Sejumlah jajaran Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melakukan safari organisasi ke kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Garut yang berlokasi di Jalan Suherman, No. 117 Pancalikan, Kecamatan Tarogong Kaler pada Jumat (1/5/2026). 

Dengan disambut jajaran kepengurusan PCNU, Lembaga dan Badan Otonom, Ketua Umum PBNU, KH Yahya Cholil Staquf (Gus Yahya) datang didampingi Wakil Ketua Umum, KH Amin Said Husni, serta Ketua PBNU Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK), KH Masyhuri Malik. 

Pantauan NU Online Jabar, kehadiran PBNU itu untuk memastikan kegiatan di PCNU Garut berjalan sesuai dengan roda organisasi. 

Ada tiga pokok persoalan yang menjadi sorotan PBNU yakni kesiapan PCNU Garut soal konsep DIGDAYA, penguatan pergerakan organisasi, serta optimalisasi pelayanan jamaah. 

Dalam arahannya, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf menegaskan bahwa kekuatan NU ke depan tidak hanya bertumpu pada struktur formal organisasi, tetapi juga pada penguatan basis jamaah melalui tradisi dan pelayanan nyata. 

“Konsep DIGDAYA NU ditekankan sebagai orientasi besar, yakni membangun jam’iyyah yang mandiri, berpengaruh, dan mampu menjawab tantangan zaman tanpa tercerabut dari akar nilai Ahlussunnah wal Jama’ah,” jelasnya. 

Pria yang akrab disapa Gus Yahya itu juga menekankan pentingnya menjaga dan menghidupkan forum-forum keagamaan seperti lailatul ijtima sebagai ruang konsolidasi spiritual, sosial, sekaligus kultural warga Nahdliyin. 

“Saya kira, kekuatan NU justru terletak pada kesinambungan tradisi yang hidup di tengah masyarakat. Salah satunya dapat terlihat dari sejauh mana lailatul ijitima maupun yaumul ijtima dapat terlaksana secara simultan,” tambah Gus Yahya.

Senada dengan itu, Waketum PBNU KH Said Amin Husni menegaskan bahwa sebagai organisasi dengan garapan bidang dan masa yang begitu besar, NU mempunyai kewajiban untuk memberi sumbangsih nyata kepada para jemaah. 

Selengkapnya klik di sini.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.