Wed,19 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lifestyle
  3. Hasil Studi :Obat-obatan Selama kehamilan Berisiko Lebih Tinggi Sebabkan Anak Autisme

Hasil Studi :Obat-obatan Selama kehamilan Berisiko Lebih Tinggi Sebabkan Anak Autisme

hasil-studi-:obat-obatan-selama-kehamilan-berisiko-lebih-tinggi-sebabkan-anak-autisme
Hasil Studi :Obat-obatan Selama kehamilan Berisiko Lebih Tinggi Sebabkan Anak Autisme
service

Bunda, selama hamil tentu kita perlu memperhatikan banyak hal, salah satunya terkait penggunaan obat. Bahkan, obat-obatan yang diresepkan untuk ibu hamil pun masih berisiko membuat janin lahir dengan gangguan perkembangan saraf, lho. Dalam studi terbaru dikaitkan dengan risiko kelahiran anak autisme.

Obat memang memiliki manfaat untuk kesehatan tubuh. Namun, tidak semua kandungan obat dapat diterima dengan baik oleh ibu hamil, beberapa zat dalam obat justru dapat berdampak pada kesehatan ibu maupun janin.

Terutama jika beberapa obat digunakan secara bersamaan. Kombinasi obat ini terkadang dapat meningkatkan risiko efek samping atau kondisi yang tidak diinginkan, Bunda. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, salah satu yang menjadi sorotan belakangan ini adalah kelahiran anak dengan Autism Spectrum Disorder (ASD) atau autisme. Simak bagaimana temuan tersebut mengupas keterkaitan antara penggunaan obat selama kehamilan dengan risiko autisme pada anak.

Temuan terbaru mengenai obat-obatan ibu hamil yang berkaitan dengan autisme pada anak

Sebuah studi yang dilakukan oleh University of Nebraska Medical Center (UNMC) mengonfirmasi hubungan antara penggunaan obat-obatan ibu hamil dengan autisme pada anak. Penelitian ini setidaknya menganalisis 6,14 juta catatan medis ibu dan anak sejak 2014 hingga 2023.

Berbeda dengan penelitian sebelumnya yang mengelompokkan obat berdasarkan fungsi medisnya, tim UNMC memilih untuk mengelompokkan berdasarkan pengaruhnya terhadap jalur pembentukan kolesterol dalam tubuh atau disebut juga biosintesis sterol.

Kelompok obat ini dikenal sebagai penghambat biosintesis sterol (SBIM) yang mencakup berbagai jenis obat, seperti antidepresan, antipsikotik, anxiolitik, beta-blocker, dan statin tertentu. Nah, beberapa obat yang termasuk dalam analisis ini antara lain:

  • Aripiprazole
  • Fluoxetine
  • Sertraline
  • Bupropion
  • Trazodone
  • Haloperidol
  • Atorvastatin
  • Simvastatin
  • Rosuvastatin
  • Propranolol
  • Metoprolol
  • Nebivolol
  • Buspirone
  • Cariprazine
  • Pravastatin

Obat-obatan tersebut diketahui banyak diresepkan secara luas di Amerika Serikat, termasuk pada ibu hamil. Berdasarkan data UNMC, jika ditotal setidaknya terdapat lebih dari 400 juta resep yang dikeluarkan setiap tahunnya, Bunda.

Pemberian obat selama kehamilan berisiko tinggi terhadap autisme

Hasilnya ternyata cukup mengejutkan, Bunda. Dalam penelitian tersebut, ditemukan bahwa ibu hamil yang diresepkan satu obat dalam kelompok SBIM memiliki kemungkinan 1,47 kali lebih tinggi untuk melahirkan anak yang didiagnosis dengan autisme. 

Risiko tersebut juga meningkat seiring bertambahnya paparan, Bunda. Setiap tambahan penggunaan obat jenis SBIM dapat meningkatkan risiko sekitar 1,33 kali dan akan mencapai 2,33 kali lebih tinggi, jika empat atau lebih obat digunakan secara bersamaan.

Melansir dari laman resmi penelitian tim UNMC, sekitar 15 persen dari 234.971 anak yang didiagnosis autisme diketahui telah terpapar SBIM sebelum lahir, Bunda. Selain itu, penggunaan obat-obatan pada ibu hamil juga tercatat meningkat signifikan, yang awalnya hanya 4,6 persen di tahun 2014, kini menjadi 16,8 persen per tahun 2023.

Kolesterol juga menjadi faktor pendukung terjadinya gangguan perkembangan janin

Kolesterol memiliki peran penting dalam perkembangan janin, terutama pada otak yang mengandung kadar kolesterol tinggi dibanding organ lainnya. Otak janin sendiri diketahui mulai memproduksi sterolnya saat usia kehamilan menginjak 12 sampai 20 minggu.

Gangguan pada bagian ini dapat berdampak serius pada perkembangan bayi, termasuk kondisi sindrom Smith-Lemli-Opitz (SLOS). Sindrom tersebut juga menjadi salah satu karakteristik yang berkaitan dengan anak yang mengidap autisme.

Peneliti menekankan bahwa banyak penggunaan obat yang diresepkan secara bebas dapat memengaruhi kondisi ini. Karena itu, dapat dikatakan bahwa paparan obat selama kehamilan benar-benar dapat memengaruhi perkembangan saraf pada anak, Bunda.

Pentingnya pengawasan terhadap penggunaan obat-obatan pada ibu hamil

Melihat adanya korelasi dengan autisme, penulis utama studi sekaligus dekan dan direktur Institut Munroe-Meyer UNMC, Karoly Mirnics, MD, PhD, menegaskan bahwa temuan ini membuktikan bagaimana pentingnya pengawasan obat-obatan terhadap ibu hamil.

Menurutnya, masa kehamilan merupakan fase yang sangat sensitif dan perlu perhatian khusus, Bunda. Perubahan sekecil apapun pada proses metabolisme tubuh dipercaya dapat berdampak besar pada perkembangan otak janin.

Para peneliti juga menekankan bahwa ibu hamil tidak boleh menghentikan atau mengubah pengobatan tanpa arahan tenaga medis. Hal ini karena beberapa obat dalam kelompok SBIM sangat penting dan bermanfaat bagi ibu hamil, jika digunakan dalam dosis yang tepat.

Demikian penjelasan bagaimana obat-obatan yang digunakan ibu hamil mampu meningkatkan risiko kelahiran anak autisme. Semoga informasi ini bermanfaat, Bunda.

Bagi Bunda yang mau sharing soal parenting dan bisa dapat banyak giveaway, yuk join komunitas HaiBunda Squad. Daftar klik di SINI. Gratis!

(rap/rap)

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.