Thu,28 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Cerita di Bulan Mei, dari Danau Batur sampai Teluk Weda

Cerita di Bulan Mei, dari Danau Batur sampai Teluk Weda

cerita-di-bulan-mei,-dari-danau-batur-sampai-teluk-weda
Cerita di Bulan Mei, dari Danau Batur sampai Teluk Weda
service

Tak terasa, kita sudah mau memasuki pertengahan tahun 2026, bagaimana kabar kamu? Sampai hari ini, berbagai cerita soal lingkungan terus membanjiri lini media sosial. Cerita tentang satwa yang kehilangan habitat, perampasan lahan masyarakat adat, hingga cerita inisiatif baik masyarakat untuk lingkungan. Salah satu cerita datang dari Bali. Danau Batur, danau kebanggaan Provinsi Bali ini kini terancam oleh ikan asing invasif. Di Teluk Weda, laporan terbaru menyebutkan kasus bunuh diri hingga mati mendadak terjadi di kalangan buruh nikel. Sementara itu, cerita dari tambang emas ilegal, ada kasus penyelundupan yang terungkap membawa 190 kg emas di Bandara Halim. Meski ketiganya menjadi berita kurang baik, cerita dari Papua dan Lombok menjadi pilihan pembaca karena memberikan inspirasi. Dari Papua, cerita datang tentang John Wompere yang masih setia jaga pohon gaharu di hutan adatnya. Sedangkan di Lombok, ibu-ibu pesisir memproduksi kerupuk dari cangkang kepiting, yang biasanya itu berakhir menjadi sampah. Penasaran sama cerita lengkapnya? Simak lima artikel pilihan Mongabay Snaps bulan ini. 1. Ada ikan pendatang yang mengusir ikan lokal di Danau Batur Danau Batur di Bali sedang menghadapi persoalan serius. Populasi ikan red devil terus meningkat dan membuat nelayan setempat kesulitan mendapatkan hasil tangkapan seperti dulu. Red devil sendiri dikenal cepat berkembang biak dan mudah beradaptasi. Akibatnya, ikan lokal seperti nyalian kini makin jarang ditemukan. Nelayan di Danau Batur bilang hasil tangkapan mereka sekarang jauh berbeda dibanding beberapa tahun lalu karena tangkapan didominasi ikan red devil yang nilai jualnya rendah. Sejumlah pihak mendorong penangkapan massal red devil sebagai langkah cepat untuk mengurangi populasinya. Namun…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.