Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Opinion
  3. Pimpinan PTNU Dilantik, PBNU Minta Fokus 3 Target Prioritas

Pimpinan PTNU Dilantik, PBNU Minta Fokus 3 Target Prioritas

pimpinan-ptnu-dilantik,-pbnu-minta-fokus-3-target-prioritas
Pimpinan PTNU Dilantik, PBNU Minta Fokus 3 Target Prioritas
service

Jakarta, NU Online

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) melantik pimpinan Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (PTNU) dan Pengurus Badan Pelaksana Penyelenggara (BPP) PTNU di Gedung PBNU, Jakarta, pada Selasa (9/6/2026).

Usai pengucapan ikrar pelantikan, dilakukan penandatanganan berita acara oleh rektor dan perwakilan pengurus BPP dari masing-masing perguruan tinggi yang dilantik.

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Wakil Ketua Umum PBNU Bidang Pendidikan H Nizar Ali. Menurutnya, kualitas perguruan tinggi tidak lagi ditentukan oleh jumlah mahasiswa, melainkan kontribusi dan capaian akademiknya.

“Di tengah perubahan global yang sangat cepat, kualitas sebuah universitas tidak lagi hanya diukur dari jumlah mahasiswa atau program studi yang dimiliki, tetapi diukur dari kontribusinya terhadap pengembangan ilmu, penyelesaian masalah masyarakat, serta pengakuan akademik di tingkat nasional dan internasional,” katanya. 

Dalam amanat yang disampaikan, ia menyoroti tiga hal utama yang perlu menjadi prioritas kepemimpinan perguruan tinggi NU ke depan. Pertama, penguatan budaya riset dan inovasi. Kedua, percepatan peningkatan mutu dan akreditasi. Ketiga, internasionalisasi kampus.

“Era pendidikan tinggi saat ini menuntut keterhubungan global tanpa kehilangan identitas lokal dan nilai-nilai An-Nahdhliyah,” katanya.

Lebih lanjut, pelantikan tersebut diikuti oleh pimpinan dan pengurus dari sejumlah PTNU, yakni Universitas Nahdlatul Ulama Blitar, Universitas Nahdlatul Ulama Kalimantan Selatan, Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Jambi, Universitas Nahdlatul Ulama Purwokerto, Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama Purworejo, dan Institut Teknologi dan Sains Nahdlatul Ulama Kalimantan.

Sementara itu, dalam kesempatan yang sama seusai pelantikan, Ketua Lembaga Pendidikan Tinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LPT PBNU) Ainun Na’im berpesan agar para rektor yang baru dilantik tetap berpegang pada nilai-nilai Aswaja An-Nahdliyah dalam menjalankan kepemimpinan kampus.

“Pesan pada rektor yang dilantik ya, supaya kembali ke nilai-nilai ke- NU-an ya, ahlusunnah wal jamaah,” katanya.

Ia juga mendorong para pimpinan PTNU untuk fokus pada pencapaian indikator kinerja yang telah ditetapkan serta memanfaatkan berbagai fasilitas dan ekosistem yang dimiliki NU maupun pemerintah guna memperkuat pengembangan perguruan tinggi. 

“Kemudian juga fokus pada hasilnya, kan dari kementerian juga memberikan arah tentang indikator kinerja yang harus dicapai,” lanjutnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya menjaga semangat kolaborasi, koordinasi, dan sinergi antar lembaga. Menurutnya, penguatan PTNU akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh unsur kampus mampu bekerja sama dan menghindari konflik yang dapat menghambat kemajuan institusi.

“Fokus ke situ, kemudian manfaatkan semua fasilitas dan ekosistem yang ada di NU maupun di Indonesia untuk memperjuangkan perkuatan ini. Yang penting lagi adalah ya, jaga semangat kolaborasi dan koordinasi, membangun sinergi, hindari konflik itu sangat hebat,” jelasnya.

Adapun berikut nama-nama pimpinan PTNU yang dilantik : 

  1. 1Dr. H. Arif Afandi, M.Si.
  2. Drs. H. Hasan Basri Agus, M.
  3. Ahmad Karjani, S.Pi., M.Agri.
  4. Dr. H. Abdul Khaliq.
  5. Dr. H. Mustadin Tanggala, S.Psi., M.Si.
  6. Dr. Syamsuri, S.Sos., M.Si.

Kontributor: Nisfatul Laila

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.