Tue,14 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Indonesiana
  3. Di Acara Hearticulate, Mahasiswa LSPR Buat Ruang Aman Berekspresi bagi Anak Muda lewat Seni

Di Acara Hearticulate, Mahasiswa LSPR Buat Ruang Aman Berekspresi bagi Anak Muda lewat Seni

di-acara-hearticulate,-mahasiswa-lspr-buat-ruang-aman-berekspresi-bagi-anak-muda-lewat-seni
Di Acara Hearticulate, Mahasiswa LSPR Buat Ruang Aman Berekspresi bagi Anak Muda lewat Seni
service

Di tengah meningkatnya kesadaran akan pentingnya kesehatan mental, mahasiswa Marketing Communication Batch 27 Excellent Class dari LSPR Institute of Communication and Business menggelar acara utama bertajuk “Hearticulate: Speak Your Heart Through Art”.

Bertempat di SMESCO Startup Hub Lantai 3, Pancoran, Jakarta Selatan, pada Sabtu (11/12/2026), acara ini bertujuan menyediakan ruang aman bagi generasi muda untuk mengenali dan mengekspresikan emosi mereka melalui medium seni.

Acara ini merupakan proyek pengembangan masyarakat (Community Development) yang berkolaborasi dengan komunitas UNIQ Mind Creates.

Hearticulate menarik konsep experiential event, di mana para peserta tidak hanya menjadi penonton, tetapi juga terlibat aktif dalam mengeksplorasi perasaan mereka melalui berbagai aktivitas interaktif yang memadukan seni, mindfulness, dan refleksi diri.

Ketua Pelaksana Hearticulate, Marine Bintang Feliza, menyatakan bahwa inisiatif ini lahir dari keinginan untuk membantu individu yang kesulitan mengutarakan perasaan mereka. 

“Hearticulate adalah ruang aman yang kami ciptakan agar setiap orang dapat mengekspresikan emosi dan perasaannya secara positif tanpa harus memendamnya sendiri,” ujarnya.

Ada 5 Zona Ekspresi dan Workshop Eksklusif

Hearticulate

Pengunjung yang hadir disuguhkan dengan 5 area pengalaman yang dirancang secara khusus untuk mewakili berbagai bentuk emosi. Area tersebut meliputi ‘Dial Your Feelings’, ‘Smash Your Stress’, ‘Clay and Play’, ‘Hit the Beads’, serta ‘Speak in Blooms’.

Melalui zona-zona ini, peserta diajak untuk melepaskan ketegangan, bermain dengan kreativitas, sampai merefleksikan perasaan secara mendalam.

Selain area interaktif, Hearticulate juga menghadirkan sesi workshop eksklusif berupa Art Journaling bersama UNIQ Mind Creates. Sesi ini diawali dengan panduan guided breathwork yang dipimpin oleh Mira Madjid, pendiri Bodhicitta Circle, untuk membantu peserta mencapai ketenangan sebelum mulai menuangkan emosi ke dalam jurnal seni mereka.

Edukasi Mengenai Bahaya Memendam Emosi

Tidak hanya menawarkan aktivitas fisik, acara ini juga menyelenggarakan talkshow edukatif dengan tema “How to Deal with Emotional Suppression”. Diskusi ini menyoroti bahaya kesehatan mental akibat kebiasaan memendam perasaan dalam jangka waktu lama.

Sesi diskusi tersebut menghadirkan tiga pakar yang memberikan perspektif komprehensif: psikolog Imelda Konghoiro, M.Psi.; kreator Mental Health Doodles, Irwan (Wantja); serta pendiri UNIQ Mind Creates, Anetta Audrey, P., S.Psi.. Anetta Audrey mengungkapkan harapannya agar masyarakat mulai melihat seni sebagai alternatif komunikasi verbal.

“Saya berharap bisa menjadi awal di mana masyarakat mulai mengenal seni sebagai sarana bercerita,” tuturnya.

Penyelenggaraan Hearticulate juga mendapat dukungan penuh dari SMESCO Indonesia yang berperan sebagai mitra inkubasi UMKM.

Kehadiran berbagai mitra UMKM di lokasi acara menjadikan kegiatan ini tidak hanya sebagai wadah edukasi kesehatan mental, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi ekonomi kreatif bagi anak muda di Jakarta.

Melvin Bonardo Simanjuntak, dosen pengampu mata kuliah Community Development LSPR, menekankan pentingnya mahasiswa untuk mahir mengeksekusi kegiatan yang menjawab isu sosial nyata.

“Mahasiswa Fakultas Komunikasi diharapkan bukan hanya cakap dalam pemahaman akan konsep atau teoritis saja, namun juga mahir dalam mengeksekusi kegiatan sebagai bentuk kemampuan praktis yang berangkat dari isu penting ditengah masyarakat terkhusus generasinya. Kelak dengan menjawab kebutuhan yang ada, penerapan strategi dan taktik pun menjadi lebih berdampak luas dan bermanfaat,” jelasnya.

Sebagai bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan, Hearticulate mengusung konsep sustainable event dengan menggandeng Waste4Change untuk pengelolaan sampah acara. 

Selain itu, Hearticulate berkomitmen menyalurkan 20% hasil penjualan tiket sebagai donasi untuk kegiatan bersama warga binaan lansia di Panti Sosial Bina Insani (PSBI) Bangun Daya 2 Cipayung.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Hearticulate diharapkan dapat memberikan pengalaman refleksi diri yang bermakna, membantu peserta membangun hubungan yang lebih baik dengan diri sendiri maupun orang lain melalui kreativitas.

Cek berita, artikel, dan konten yang lain di Google News

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.