Tue,14 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Hukum
  3. Polda Jatim Turun Tangan Bantu Kejar 14 Buron Kasus Rudapaksa Sampang

Polda Jatim Turun Tangan Bantu Kejar 14 Buron Kasus Rudapaksa Sampang

polda-jatim-turun-tangan-bantu-kejar-14-buron-kasus-rudapaksa-sampang
Polda Jatim Turun Tangan Bantu Kejar 14 Buron Kasus Rudapaksa Sampang
service

Sampang (beritajatim.com) – Polda Jawa Timur ikut turun tangan memberikan asistensi kepada Polres Sampang dalam memburu 14 buronan kasus dugaan rudapaksa bergilir terhadap seorang anak perempuan berinisial RR (15).

Untuk mempercepat pengungkapan perkara, Polres Sampang membentuk tim khusus yang melibatkan personel Satreskrim, intelijen, serta sejumlah fungsi kepolisian lainnya.

Kapolres Sampang, AKBP Hartono mengatakan, langkah tersebut merupakan bentuk keseriusan kepolisian dalam menuntaskan kasus yang menjadi perhatian publik.

Selain mengerahkan seluruh kekuatan yang ada, penanganan perkara juga mendapat dukungan langsung dari Polda Jawa Timur.

“Kami memaksimalkan seluruh kekuatan yang ada untuk memburu para tersangka yang masih buron,” ujar Hartono, Selasa (14/7/2026).

Menurutnya, identitas dan lokasi 14 buronan telah dipetakan sehingga proses pengejaran terus diintensifkan. Hingga kini, polisi telah mengamankan 13 orang dari total 27 tersangka yang telah ditetapkan, sementara 14 tersangka lainnya masih dalam pengejaran tim gabungan.

Selain fokus pada proses penegakan hukum, Polres Sampang memastikan korban terus mendapat pendampingan secara menyeluruh.

Pendampingan melibatkan Dinas Sosial, Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polda Jawa Timur, pemerintah provinsi, hingga pemerintah pusat.

Korban juga telah menjalani pendampingan psikologis dan dua kali pemeriksaan oleh psikiater di Surabaya sebagai bagian dari proses pemulihan trauma.

Terkait isu intimidasi terhadap keluarga korban, Hartono menegaskan hingga saat ini belum ada laporan resmi yang diterima pihak kepolisian.

“Sampai saat ini belum ada laporan mengenai intimidasi. Saya berharap keluarga para tersangka menyadari bahwa perbuatan tersebut harus dipertanggungjawabkan sesuai hukum yang berlaku,” pungkasnya. [sar/but]

Baca berita lainnya di Google News atau langsung di halaman Indeks Berita

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.