Thu,16 July 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Radang Mulut Rahim (PID): Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

Radang Mulut Rahim (PID): Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya

radang-mulut-rahim-(pid):-kenali-gejala,-penyebab,-dan-cara-penanganannya
Radang Mulut Rahim (PID): Kenali Gejala, Penyebab, dan Cara Penanganannya
service

Mubadalah.id – Radang mulut rahim atau Pelvic Inflammatory Disease (PID) merupakan infeksi yang menyerang salah satu atau beberapa organ reproduksi perempuan yang berada di rongga panggul bagian bawah. Penyakit ini juga dikenal sebagai infeksi panggul (pelvic infection).

Infeksi pada organ reproduksi dapat terjadi apabila penyakit menular seksual, terutama gonore dan klamidia, tidak segera diobati. Selain itu, radang juga dapat muncul setelah seseorang mengalami aborsi, keguguran, atau persalinan.

Kuman penyebab infeksi biasanya berawal dari vagina, kemudian naik ke mulut rahim, rahim, saluran tuba falopi, hingga indung telur. Infeksi tersebut menyebabkan pembengkakan yang menimbulkan rasa nyeri.

Apabila tidak segera ditangani, infeksi dapat berkembang menjadi lebih berat sehingga menimbulkan nyeri kronis yang sering kambuh, penyakit berkepanjangan, bahkan dapat mengancam jiwa.

Infeksi pada saluran tuba falopi juga dapat meninggalkan jaringan parut atau bekas luka. Kondisi ini berisiko menyebabkan infertilitas (mandul) maupun kehamilan ektopik atau kehamilan di luar rahim.

Seseorang dapat mengalami satu atau beberapa tanda radang organ reproduksi sebagai berikut:

Pertama, nyeri pada bagian bawah perut. Kedua, demam tinggi. Ketiga, tubuh terasa sangat lelah, lemas, dan tidak bertenaga.

Keempat, muncul cairan berwarna hijau atau kuning yang berbau tidak sedap dari vagina. Kelima, timbul rasa nyeri atau bahkan perdarahan saat melakukan hubungan seksual.

Cara Perawatan Penderita Radang Organ Reproduksi

Segera gunakan obat-obatan sesuai anjuran tenaga kesehatan atau terapi yang direkomendasikan untuk mengatasi infeksi.

Segera pergi ke rumah sakit apabila:

Pertama, setelah menggunakan obat selama 48 jam tidak ada perbaikan. Kedua, kondisi tubuh semakin lemah, rasa sakit bertambah berat, atau demam semakin tinggi. Ketiga, mengalami muntah-muntah.

Keempat, infeksi terjadi setelah persalinan, keguguran, atau aborsi. Pada kondisi tersebut, penderita mungkin memerlukan antibiotik melalui infus agar infeksi dapat segera medis tangani. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 353. 

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.