Mubadalah.id – Hormon adalah zat-zat kimia yang dihasilkan oleh tubuh. Hormon menentukan bagaimana dan kapan tubuh kita tumbuh. Beberapa saat sebelum seorang gadis mengalami datang bulan untuk pertama kalinya, tubuhnya mulai memproduksi dua hormon utama untuk perempuan: estrogen dan progesteron.
Akibat hormon-hormon ini, gadis itu mengalami perubahan-perubahan ragawi yang lazim disebut “pubertas”.
Pada masa subur, yakni tahun-tahun di mana perempuan mampu menghasilkan sel telur dan mengandung keturunan, hormon-hormon bekerja untuk mempersiapkan tubuhnya kalau-kalau akan terjadi kehamilan. Persiapan ini ia lakukan setiap bulan.
Hormon-hormon itu mengatur pula agar indung telur mengeluarkan sel telur per bulan. Jadi, yang menentukan secara alamiah kapan perempuan bisa hamil adalah hormon-hormon itu. Banyak metode KB yang berguna untuk mencegah kehamilan dengan cara mengendalikan hormon-hormon di tubuh perempuan.
Pada saat kehamilan dan masa menyusui, hormon-hormon membuat tubuh sang ibu berubah pula. Umpamanya, ibu hamil tidak lagi mendapat haid dan, sesudah melahirkan, hormon-hormon “memerintahkan” agar payudara sang ibu memproduksi air susu.
Menjelang akhir masa subur, tubuh perempuan mulai mengurangi produksi hormon estrogen dan progesteron. Indung telurnya lalu berhenti membuat telur, tubuhnya tidak lagi bersiap-siap mengalami kehamilan, dan berhentilah haidnya untuk selamanya. Masa ini kita sebut menopause.
Bahkan, hormon-hormon perempuan bisa juga memengaruhi suasana hati, perasaan seksual, berat badan, suhu tubuh, rasa lapar, dan kekuatan tulangnya. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 63.





Comments are closed.