Wed,5 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Mengapa Siklus Haid Setiap Perempuan Berbeda? Ini Penjelasannya

Mengapa Siklus Haid Setiap Perempuan Berbeda? Ini Penjelasannya

mengapa-siklus-haid-setiap-perempuan-berbeda?-ini-penjelasannya
Mengapa Siklus Haid Setiap Perempuan Berbeda? Ini Penjelasannya
service

Mubadalah.id – Kebanyakan perempuan menganggap haid sebagai bagian yang normal dari kehidupan mereka. Namun, mereka sering tidak tahu mengapa haid datang atau mengapa terjadi perubahan dalam siklusnya.

Siklus Bulanan

Setiap perempuan memiliki siklus (lingkaran, jadwal) yang berlainan dari perempuan lain. Siklus bulanan ini berawal dari hari pertama datangnya haid. Kebanyakan perempuan mendapat haid setiap 28 hari sekali, tetapi ada juga yang selang 20 hari sudah mendapat haid lagi, dan ada yang jaraknya sampai 45 hari.

Selama siklus bulanan, jumlah hormon estrogen dan progesteron yang dihasilkan dalam indung telur berubah. Pada paruh pertama siklus ini, yang dihasilkan oleh indung telur sebagian besar adalah estrogen.

Estrogen ini menyebabkan tumbuhnya lapisan darah dan jaringan yang tebal di seputar dinding rahim. Tubuh perempuan membuat lapisan itu demi kemungkinan tumbuhnya janin. Kalau terjadi pembuahan, janin akan mendapat “kasur” yang empuk di sepanjang rahim, yang akan melindunginya selama sembilan bulan lebih.

Di pertengahan siklus, ketika lapisan empuk itu sudah siap, indung telur melepas sebuah sel telur—peristiwa ini dinamakan ovulasi. Lewat saluran telur, masuklah sel itu ke dalam rahim.

Pada saat itu perempuan berada dalam masa subur dan, bila berhubungan seks dengan laki-laki, ada kemungkinan ia akan hamil. Kehamilan terjadi bila berlangsung pembuahan, yakni sel sperma laki-laki berpadu dengan sel telur perempuan.

Pada paruh kedua masa haidnya, yakni antara pertengahan sampai datang haid berikutnya, tubuh perempuan juga menghasilkan hormon progesteron. Progesteron menyiapkan rahim untuk kehamilan.

Tentu tidak setiap bulan lapisan empuk dalam rahim itu berguna. Hal ini karena sel telur tidak bertemu dengan sel sperma. Maka, indung telur berhenti memproduksi estrogen dan progesteron, sementara lapisan di dinding rahim mulai luruh.

Kala lapisan itu keluar dari tubuh (yakni darah haid), sel telur yang tidak terbuahi ikut keluar juga. Inilah awal siklus haid yang baru. Sesudah haid selesai, indung telur mulai membuat estrogen lagi, dinding rahim mulai terlapisi lagi, dan seterusnya. []

*)Sumber TulisanBuku Bila Perempuan Tidak Ada Dokter karya A. August Bruns dkk hlm 63.

Redaksi

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.