Umit berlari kencang, ketika pintu kerangkeng yang membawanya ke tepian Danau Balkhash dibuka, Jumat (31/7/26). Umit merupakan satu dari empat ekor harimau amur yang menjalani program reintroduksi di Kazakhstan. Sekitar 10 tahun lalu, sebuah proyek besar dirancang untuk mengembalikan sang predator puncak ke habitat alami di kawasan delta Sungai Ili dan Danau Balkhash. Sudah 70 tahun, kawasan ini tanpa auman satwa berwibawa. Pada 2018, Cagar Alam Ile Balkhash disiapkan sebagai pusat program reintroduksi. Umit, harimau betina amur (Panthera tigris altaica), nanti tidak sendirian. Amur (jantan dewasa), serta Turan dan Ussuri (keduanya anakan) kini sedang menjalani fase adaptasi dan evaluasi. Pihak yang mengawal proses ini adalah pemerintah Kazakhstan dan Rusia, ilmuwan internasional, serta organisasi konservasi global. “Hari ini, kita menyaksikan sebuah peristiwa bersejarah,” kata Yerlan Nyssanbayev, Menteri Ekologi dan Sumber Daya Alam Kazakhstan, dalam rilis yang diberikan kepada media pada Senin (3/8/26), atau tiga hari setelah pelepasliaran. Harimau betina bernama Umit ini dilepaskan di kawasan delta Sungai Ili dan Danau Balkhash. Kazakhstan. Foto: Dok. Kementerian Ekologi dan Sumber Daya Alam Kazakhstan. Demi keamanan dan keselamatan satwa, waktu dan lokasi pelepasliaran Umit tidak dirinci untuk publik. Terutama, agar tidak terjadi penumpukan massa di hari H, sekaligus antisipasi perburuan, serta demi keselamatan satwa. Bagian hilir Sungai Ili dan wilayah selatan Danau Balkhash dulu merupakan wilayah alami harimau. Bentang alam ini menyediakan air, perlindungan, dan mangsa yang melimpah. Namun, pada 1948 harimau menghilang dari Kazakhstan. Penyebabnya adalah penghancuran dan fragmentasi hutan, penurunan jumlah ungulata liar, meningkatnya aktivitas manusia, dan perburuan tak terkendali yang membuat…This article was originally published on Mongabay
Umit dan Peta Global Harimau di Asia Tengah
Umit dan Peta Global Harimau di Asia Tengah





Comments are closed.