Jakarta –
Bunda, pernahkah hati terasa panik saat suhu tubuh Si Kecil tiba-tiba melonjak tinggi, apalagi ketika terjadi di tengah malam? Hal ini juga dialami Bunda Sandi yang harus membawa buah hatinya ke IGD setelah demam tinggi mencapai 41 derajat Celsius dan tak kunjung mereda selama beberapa hari.
Perasaan lega dirasakan oleh Bunda Sandi, setelah anaknya yang sempat mengalami demam tinggi selama beberapa hari, berhasil mendapatkan penanganan di Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) bersama Dokter Spesialis Anak yang siaga dan berada di rumah sakit selama 24 jam, memungkinkan sang anak memperoleh penanganan secara cepat dan tepat sesuai kebutuhannya.
Dokter anak siaga 24 jam di IGD bantu berikan penanganan cepat
Menurut Bunda Sandi, saat itu sang anak mengalami demam tinggi sekitar 41 derajat Celsius dan tidak kunjung mereda selama tiga hari. Khawatir akan kondisinya, ia pun memutuskan membawanya ke rumah sakit agar segera mendapatkan penanganan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Sekitar jam 3 pagi, anak saya mendapat penanganan saat mengalami demam tinggi. Saya datang ke IGD Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) diperiksa oleh dokter dan tenaga perawatnya. Untungnya di MHJS ada dokter spesialis anak yang standby 24 jam. Lalu, anak saya, diperiksa darah dan diberikan obat untuk menurunkan demam tingginya itu,” ungkap Bunda Sandi.
Selama mendampingi si kecil menjalani perawatan, Bunda Sandi mengaku bersyukur karena anaknya dapat segera memperoleh penanganan dari dokter dan perawat di MHJS.
“Sangat cepat dari proses ditangani pertama, oleh perawat dan dokternya, diberi obat untuk menurunkan suhunya, dan disarankan untuk rawat inap. Sekitar kurang dari satu jam anak saya sudah mendapatkan kamar untuk rawat inapnya,” kata Bunda Sandi.
Kapan demam tinggi pada anak perlu diwaspadai?
Menanggapi kondisi tersebut, dr. Citra Raditha, Sp.A(K) dari Mayapada Hospital Jakarta Selatan menjelaskan bahwa demam pada anak pada dasarnya merupakan respons alami tubuh dalam melawan infeksi, baik karena virus maupun bakteri.
“Namun, orang tua perlu waspada apabila suhu tubuh anak mencapai 39 derajat Celsius atau lebih, berlangsung selama berhari-hari, dan disertai gejala lain seperti kejang, penurunan kesadaran, sesak napas, muntah berulang, anak tampak sangat lemas, hingga sulit makan dan minum. Bila gejala tersebut terjadi, segera bawa si kecil ke dokter untuk mengetahui penyebabnya dan mendapatkan penanganan yang sesuai,” ungkap dr. Citra.
Pentingnya layanan IGD anak yang siaga 24 jam

Seperti yang dialami Bunda Sandi, kondisi gawat darurat pada anak memerlukan penanganan medis sesegera mungkin. Untuk mendukung respons yang cepat, Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan (MHJS) didukung Dokter Spesialis Anak yang selalu siaga 24 jam dan berada di rumah sakit, sehingga penanganan dapat diberikan tanpa menunggu dokter datang.
Selain itu, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Dokter Spesialis Anestesi juga standby di rumah sakit untuk memberikan penanganan lanjutan bila diperlukan. Layanan Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan dapat diakses melalui kontak emergency 150990 atau Emergency Call Button di aplikasi MyCare.
Selain didukung tim medis yang bersiaga selama 24 jam, Pediatric Emergency Mayapada Hospital Jakarta Selatan juga menghadirkan ruang IGD dengan nuansa animasi yang ramah anak untuk memberikan kenyamanan bagi pasien anak dan keluarganya. Seluruh pelayanan mengacu pada standar pelayanan internasional sesuai akreditasi Joint Commission International (JCI), dengan mengedepankan keselamatan pasien (patient safety), pelayanan yang berpusat pada pasien (patient-centered care), serta pengalaman pasien (patient experience).
Layanan Pediatric Emergency merupakan bagian dari Pediatric Center Mayapada Hospital Jakarta Selatan, yaitu pusat layanan komprehensif yang didukung dokter spesialis dan subspesialis anak yang berpengalaman dalam menangani berbagai kondisi kesehatan anak, mulai dari alergi, gangguan saluran cerna, gangguan ginjal, penyakit jantung, infeksi, hingga penanganan anak berkebutuhan khusus seperti autisme dan disleksia.
Info lengkap layanan lainnya di Mayapada Hospital ada dalam fitur Health Articles & Tips di MyCare. Aplikasi ini memiliki fitur Personal Health yang terintegrasi dengan Google Fit dan Health Access untuk membantu memantau detak jantung, jumlah langkah, kalori yang terbakar, hingga Body Mass Index (BMI).
(som/som)





Comments are closed.