Thu,20 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Kera dan Monyet Ternyata Juga “Memelihara” Hewan Lain, dari Tikus hingga Rusa

Kera dan Monyet Ternyata Juga “Memelihara” Hewan Lain, dari Tikus hingga Rusa

kera-dan-monyet-ternyata-juga-“memelihara”-hewan-lain,-dari-tikus-hingga-rusa
Kera dan Monyet Ternyata Juga “Memelihara” Hewan Lain, dari Tikus hingga Rusa
service

Kera dan monyet ternyata tidak hanya berinteraksi dengan sesamanya. Sebuah studi baru menemukan bahwa banyak primata juga menjalin hubungan sosial yang cukup dekat dengan hewan dari spesies lain, mulai dari tikus, anjing, babi, hingga rusa. Perilaku ini bahkan mengingatkan pada cara manusia memelihara hewan peliharaan.

Studi tersebut dipublikasikan di jurnal Primates pada Juli 2026 dan digagas oleh tim peneliti internasional yang dipimpin ilmuwan dari University of Oxford. Mereka mengumpulkan 427 kasus interaksi antarspesies dari tiga sumber, yaitu literatur ilmiah, laporan media, dan survei terhadap peneliti primata di berbagai negara. Data itu melibatkan 88 spesies primata yang berinteraksi dengan 127 spesies hewan lain, baik di alam liar maupun di penangkaran.

Beberapa contoh yang tercatat cukup menarik. Di Kebun Binatang Shanghai, seekor owa berpipi putih memungut dan membelai seekor tikus yang masuk ke kandangnya, bukan memangsanya. Di Thailand, sekelompok kera ekor pendek terlihat menyisik bulu seekor anjing liar di sebuah kuil. Di Sri Lanka, seekor lutung membelai tupai raksasa. Sementara di Jepang, monyet macaca sudah lama dikenal biasa menyisik dan menumpang di punggung rusa sika.

Kenapa Primata Melakukan Ini

Sebagian besar interaksi yang tercatat bersifat ramah, terutama dalam bentuk bermain dan menyisik bulu. Primata yang masih muda lebih sering bermain dengan hewan lain, sedangkan betina dewasa lebih sering menyisik. Primata jantan dewasa justru paling jarang menunjukkan perilaku ramah semacam ini kepada hewan lain.

Sekelompok kera ekor pendek (Macaca arctoides) menyisik bulu seekor anjing domestik di kompleks Kuil Khao Tao Mo, Thailand. Foto: Neil Challis via Grueter et al., Primates (2026)/CC BY 4.0

Peneliti juga mencatat bahwa hampir semua interaksi dimulai oleh primata itu sendiri, bukan oleh hewan yang menjadi “pasangannya”. Kedekatan lebih sering terjadi antara hewan yang masih berkerabat, tapi ada juga kasus yang melibatkan hewan yang jauh berbeda, seperti anjing dan burung.

Tidak semua kasus berakhir baik. Ada 26 kasus yang tergolong kasar, salah satunya seekor babon jantan di Arab Saudi yang membawa anak anjing selama waktu yang cukup lama. Dari seluruh kasus, 13 di antaranya berakhir dengan kematian hewan yang berinteraksi dengan primata tersebut, termasuk burung, trenggiling, dan seekor kucing. Menurut peneliti, kematian ini kemungkinan besar bukan karena primata sengaja menyakiti, melainkan karena cara mereka “merawat” justru berujung fatal.

Apa Hubungannya dengan Manusia

Peneliti menduga temuan ini bisa membantu menjelaskan dari mana asalnya kebiasaan manusia memelihara hewan peliharaan. Rasa ingin tahu, sikap toleran terhadap hewan lain, dan keinginan untuk merawat makhluk dari spesies berbeda mungkin sudah ada jauh sebelum manusia modern muncul.

Meski begitu, peneliti mengingatkan bahwa perilaku primata ini tidak sama persis dengan memelihara hewan peliharaan pada manusia. Sebagian besar interaksi antarspesies pada primata bersifat singkat dan tidak bertahan lama, sedangkan hubungan manusia dengan hewan peliharaan biasanya berlangsung dalam jangka panjang dan penuh perhatian yang konsisten.

Peneliti juga mengingatkan bahwa data yang mereka kumpulkan hanya menunjukkan kasus-kasus yang berhasil tercatat oleh ilmuwan atau kamera, bukan gambaran seberapa sering perilaku ini sebenarnya terjadi di alam. Karena itu, mereka berharap studi ini mendorong lebih banyak pengamatan sistematis terhadap perilaku serupa di masa depan, baik pada primata liar maupun yang hidup di penangkaran.

**

Referensi:

Grueter, C. C., Roncin, F., Nekaris, K. A.-I., Pruetz, J., McFarland, R., Hasan, S., Arlet, M., Eppley, T. M., Cheyne, S. M., Nijman, V., Heymann, E. W., Marty, P. R., De Gregorio, C., Akankwasa, W., Weerasekara, L., Micheletta, J., Matsuda, I., Oklander, L. I., Kabir, M. T., … Garber, P. A. (2026). Heterospecific social behavior in primates: Insights into the evolutionary roots of pet-keeping. Primates. https://doi.org/10.1007/s10329-026-01281-0

Kranking, C. (2026, August 18). Do monkeys keep pets? Study finds widespread primate interactions with other animal species, from mice to deer. Smithsonian Magazine. https://www.smithsonianmag.com/smart-news/do-monkeys-keep-pets-study-finds-widespread-primate-interactions-with-other-animal-species-from-mice-to-deer-180989356/

Kredit

Topik

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.