Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Khawatir Terdampak, Warga Tolak Tambang Pasir Sungai Serayu 

Khawatir Terdampak, Warga Tolak Tambang Pasir Sungai Serayu 

khawatir-terdampak,-warga-tolak-tambang-pasir-sungai-serayu 
Khawatir Terdampak, Warga Tolak Tambang Pasir Sungai Serayu 
service

Ratusan warga Desa Cindaga, Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah (Jateng) mendatangi lokasi tambang pasir di Sungai Serayu, Selasa (17/8/26). Mereka mendesak penyetopan aktivitas tambang pasir laut di sana. Sarno, koordinator aksi mengatakan, aktivitas tambang pasir dalam dua bulan itu resahkan warga. “Kami khawatir penambangan tersebut dapat meningkatkan risiko erosi dan longsor, terutama nanti pada saat musim penghujan datang. Kami menolak tambang pasir menggunakan mesin,” katanya Keresahan warga itu cukup beralasan. Dulu, longsor pernah terjadi hingga paksa beberapa warga pindahkan rumah. Kendati peristiwa itu berlangsung 30 tahun silam, dia dan warga lain masih mengingatnya. “Kami merasa resah, terancam, dan terganggu. Selama hampir 30 tahun kami masih ingat kejadian longsor dulu, termasuk rumah warga yang sampai harus pindah beberapa kali,” katanya. Rasa was-was makin menjadi-jadi, karena pengambilan pasir di Sungai Serayu bertambah besar. “Bayangkan saja, di sini sudah ada 11 mesin penyedot pasir. Kami mencatat, awalnya hanya tiga mesin, kemudian bertambah delapan dan saat ini telah mencapai 11 mesin penyedot,”katanya. Sarno juga mendapat keluhan warga yang mencemaskan keselamatan anak-anak yang beraktivitas di sekitar lokasi. Setiap sore, banyak anak-anak melintas di kawasan tersebut untuk mengikuti kegiatan mengaji. Dia memperkirakan jumlah truk pengangkut pasir sekitar 50 unit truk ukuran besar. “Bisa dibayangkan bagaimana jalan yang dilewati truk tersebut,”ujarnya. Selain mendatangi lokasi tambang, dalam aksinya, warga juga memasang patok dan portal untuk menghalau kendaraan tambang masuk. Langkah itu warga lakukan setelah penambang ingkari hasil kesepakatan. “Kami sudah melalui jalur prosedural, sudah bertemu dengan Pemdes dan pihak penambang, bahkan sudah ada kesepakatan. Namun, akhirnya kesepakatan…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.