Sat,22 August 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Upaya Para Petambak Pulihkan Mangrove Delta Mahakam

Upaya Para Petambak Pulihkan Mangrove Delta Mahakam

upaya-para-petambak-pulihkan-mangrove-delta-mahakam
Upaya Para Petambak Pulihkan Mangrove Delta Mahakam
service

Puluhan tahun Asharuddin jadi petambak di Delta Mahakam, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur. Dia menyaksikan perlahan hutan mangrove bersalin menjadi petak-petak tambak. Selama bertahun-tahun, Asharuddin menganggap mangrove sebagai penghalang. Akar-akar yang rapat itu dia nilai menghambat perluasan tambak, sumber ekonomi keluarga di Delta Mahakam. Sekitar lima tahun lalu, keyakinannya mulai memudar. Saat masih sebagai pengepul kepiting, dia rutin mendatangi tambak kerabatnya, Rustam di Sepatin, Delta Mahakam. Tambak itu seluas sekitar 40 hektar. Rustam memilih mempertahankan mangrove alami di dalam tambak. Awalnya Asharduddin heran mengapa tambak itu bisa panen jauh lebih baik dari tambak lain. Belakangan dia tahu karena pemilik tambak tetap mempertahankan mangrove. “Waktu itu saya lihat kok banyak pohonnya (mangrove). Saya pikir kenapa bisa tetap bagus hasilnya. Ternyata, mangrove juga menghisap racun-racun yang terpendam di lumpur. Itu sebenarnya salah satu kuncinya,” katanya. Dari informasi Asharuddin, sistem budidaya di tambak itu menggunakan pola tebar benih bertahap bersama mangrove atau yang dikenal dalam sistem silvofishery (tambak tumpang sari). Metode budidaya perikanan,  seperti bandeng atau udang selang seling dengan penanaman mangrove secara periodik agar fungsi ekologis dan produktivitas tambak tetap seimbang. “Panen bisa setiap dua bulan sekali. Biasanya lebih dari satu ton, terkadang hampir dua ton. Kalau dijual bisa ratusan juta rupiah.” Bibit mangrove yang baru ditanam di salah satu lokasi rehabilitasi Delta Mahakam. Penanaman kembali ini merupakan bagian dari upaya pemulihan fungsi ekosistem dan penyerap karbon pesisir yang terdegradasi. Foto: Yuda Almerio/Mongabay Indonesia Giat rawat mangrove Setelah melihat perubahan itu, keyakinannya berbalik. Kini, dia menjadi salah satu orang yang paling giat merawat…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.