Mubadalah.id – Kehamilan dapat dikenali melalui tanda-tanda dari sejumlah perubahan yang terjadi pada tubuh ibu. Namun, tidak semua perubahan tersebut dapat langsung menjadi tanda bahwa seseorang pasti hamil.
Sebagian gejala hanya menunjukkan kemungkinan kehamilan karena kondisi serupa juga dapat muncul akibat masalah kesehatan atau perubahan tubuh lainnya.
Karena itu, mengenali riwayat kesehatan dan perubahan tubuh menjadi bagian penting dalam mengetahui kemungkinan kehamilan. Ibu perlu memperhatikan perubahan yang terjadi, mulai dari berhentinya menstruasi, munculnya mual, rasa lelah, hingga perubahan pada payudara dan ukuran perut.
Berhenti Haid Menjadi Salah Satu Tanda Awal
Berhentinya menstruasi atau haid sering menjadi tanda pertama yang membuat seorang ibu menduga dirinya hamil. Ketika haid tidak datang sesuai siklus biasanya, kehamilan dapat menjadi salah satu kemungkinan penyebab.
Meski demikian, berhentinya haid tidak selalu berarti kehamilan. Kondisi tersebut juga dapat terjadi akibat gizi buruk, tekanan atau masalah emosional, maupun menopause pada perempuan yang memasuki masa tersebut.
Karena itu, ibu yang mengalami keterlambatan atau berhenti haid perlu melihat tanda lain yang menyertainya. Pemeriksaan lebih lanjut dapat dilakukan untuk memastikan penyebabnya.
Mual dan Muntah Sering Terjadi pada Awal Kehamilan
Tanda lain yang cukup umum ibu hamil alami adalah mual atau keinginan untuk muntah. Keluhan tersebut banyak muncul pada pagi hari sehingga dikenal dengan istilah morning sickness.
Mual biasanya terjadi pada tiga bulan pertama kehamilan. Namun, tidak semua ibu hamil mengalami kondisi tersebut. Ada pula ibu yang tidak merasakan mual sama sekali selama kehamilan.
Selain kehamilan, penyebab mual dan muntah bisa oleh berbagai kondisi lain, termasuk penyakit atau infeksi parasit. Karena itu, mual tidak dapat kita gunakan sebagai satu-satunya tanda untuk memastikan kehamilan.
Rasa Lelah dan Mengantuk
Perubahan tubuh selama kehamilan juga dapat membuat ibu merasa lebih cepat lelah dan mengantuk. Kondisi ini dapat muncul terutama ketika kehamilan memasuki bulan ketiga atau keempat.
Namun, rasa lelah dan mengantuk juga tidak selalu berkaitan dengan kehamilan. Anemia, kekurangan gizi, masalah emosional, serta aktivitas atau pekerjaan yang terlalu berat dapat menimbulkan keluhan serupa.
Dengan demikian, ibu perlu memperhatikan kondisi tubuh secara keseluruhan ketika mengalami kelelahan yang tidak biasa. []
*)Sumber Tulisan: Buku Bila Perempuan Melahirkan karya Susan Klein dkk, hlm 110.





Comments are closed.