Mon,7 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Masker Langka Saat Abu Vulkanik Menyebar hingga Jakarta

Masker Langka Saat Abu Vulkanik Menyebar hingga Jakarta

masker-langka-saat-abu-vulkanik-menyebar-hingga-jakarta
Masker Langka Saat Abu Vulkanik Menyebar hingga Jakarta
service

Masker yang dibutuhkan banyak orang saat udara Jakarta bercampur dengan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, ternyata habis persediaannya di sejumlah apotek di ibu kota negara ini. Saat Prohealth.id berkunjung ke apotek Century di kawasan Kalibata City Jakarta, Minggu, 6 September 2026, untuk membeli masker, ternyata stok sedang kosong.

Seorang karyawan apotek memperlihatkan rak yang biasa memampang masker sedang kehabisan barang. “Itu kosong. Hari ini ada erupsi Gunung Anak Krakatau, banyak yang beli, jadinya habis, kosong,” kata dia.

Karyawan perempuan ini lalu menyarankan Prohealth.id untuk membeli kain penutup hidung dan mulut ke Watsons Indonesia, tak jauh dari tempat dia bekerja. Rupanya, di apotek itu pun situasinya sama, kehabisan stok masker. “Maaf habis, yang beli banyak,” katanya.

Saat bergeser ke apotek lain, Guardian, ternyata juga enggak lagi memajang masker karena persediaannya kosong. “Wah, masker pun habis di hari Jakarta kena debu letusan Anak Krakatau,” kata Sutarno, calon pembeli masker.

Dokter Spesialis Paru dari Rumah Sakit Persahabatan Erlina Burhan mengatakan abu vulkanik bukan hanya material seperti debu pada umumnya. Di dalamnya terdapat material batuan dan mineral dengan ukuran partikel yang beragam.

Ketika terhirup, kata dia, material berbahaya itu dapat memicu iritasi pada saluran pernapasan. Jika iritasi berlanjut menjadi peradangan, maka produksi sekret atau lendir di saluran napas dapat meningkat sehingga tubuh terus merespons dengan batuk.

“Bayangkan kalau material berbahaya itu kita hirup. Lama-kelamaan akan membuat kita sesak, ini saya kira akan sangat berbahaya,” kata Erlina kepada Prohealth, Minggu 6 September 2026.

Kondisi ini, ujar Erlina dapat berkembang menjadi berbahaya terutama pada orang yang memang memiliki masalah pada saluran pernapasan. Orang dengan penyakit seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) menjadi salah satu kelompok yang perlu mendapat perhatian serius.

Begitu pula lansia dan anak-anak yang saluran pernapasannya lebih rentan terhadap paparan. Selain itu, ibu hamil juga termasuk rentan karena batuk berkepanjangan dapat menimbulkan tekanan pada bagian perut.

“Kelompok rentan itu yang mudah sekali batuk dan sesak napas. Kalau dibiarkan batuk ini dibiarkan, ada potensi masuk virus dan kuman, ujungnya komplikasi berupa pneumonia,” ujar Guru Besar Ilmu Pulmonologi dan Kedokteran Respirasi di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) ini.

Masker wajah adalah penutup pelindung yang dikenakan di atas hidung dan mulut. Masker memiliki berbagai fungsi, termasuk mencegah penyebaran penyakit menular, melindungi dari polutan lingkungan, dan memberikan kenyamanan dalam lingkungan sosial. Masker wajah telah menjadi bagian penting dari kehidupan sehari-hari, terutama dalam konteks masalah kesehatan global seperti pandemi COVID-19.

Masker, terutama masker seperti respirator N95, menyaring partikel berbahaya di udara. Ini termasuk debu, serbuk sari, asap, dan patogen. Penyaringan yang efektif melindungi sistem pernapasan dari potensi iritan dan kontaminan.

Masker wajah adalah alat penting dalam melindungi kesehatan dan mencegah penyebaran penyakit menular. Memahami berbagai jenis masker dan penggunaannya yang tepat sangat penting untuk memaksimalkan manfaatnya. Dengan memilih dan memakai masker dengan benar, individu dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap kesehatan masyarakat dan keselamatan pribadi.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.