Fri,11 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Health
  3. Inovasi Mahasiswa untuk Deteksi Dini dan Simulasi Pengobatan Kanker Paru

Inovasi Mahasiswa untuk Deteksi Dini dan Simulasi Pengobatan Kanker Paru

inovasi-mahasiswa-untuk-deteksi-dini-dan-simulasi-pengobatan-kanker-paru
Inovasi Mahasiswa untuk Deteksi Dini dan Simulasi Pengobatan Kanker Paru
service

Berangkat dari tantangan deteksi kanker paru sejak dini, mahasiswa Universitas Indonesia (UI) menghadirkan Deep-BioOrtho, inovasi perangkat lunak berbasis deep learning dan kimia bioorthogonal. Prototipe ini dikembangkan untuk membantu mendeteksi potensi kanker paru sekaligus menyimulasikan kandidat pengobatan secara lebih presisi yang meminimalkan efek samping.

Deep-BioOrtho dikembangkan oleh tim Program Kreativitas Mahasiswa-Karsa Cipta (PKM-KC) UI yang terdiri atas Reza Nur Ikhsan, Hafiz Rizky Ramadhani, Shofiy Falihah Utami, Sulthan Raju Salim, dan Adisah Fayza Arundati. Inovasi ini dikembangkan melalui riset berjudul “Deep-BioOrtho: Integrasi Deep Learning CNNs dalam Perancangan Reaksi Bioorthogonal untuk Aktivasi Obat Kanker Paru Intraseluler Presisi dan Minim Efek Samping”.

Reza menjelaskan Deep-BioOrtho dirancang untuk membaca citra rontgen (X-Ray) paru-paru menggunakan Convolutional Neural Networks (CNNs), metode kecerdasan buatan yang mampu mengenali pola pada citra. Hasil analisis ini kemudian menjadi dasar bagi sistem untuk menyusun simulasi kandidat obat kanker paru dengan pendekatan kimia bioorthogonal.

Ia mengatakan menggabungkan deep learning CNNs dan kimia bioorthogonal untuk membangun framework software yang kami beri nama Deep-BioOrtho. CNNs digunakan untuk mendeteksi adanya potensi kanker pada citra X-Ray.

“Sedangkan prinsip kimia bioorthogonal digunakan sebagai kerangka simulasi kandidat obat kanker paru yang minim efek samping sesuai tingkat keparahan yang telah dianalisis oleh algoritma CNNs pada software kami,” kata Reza di Kampus UI, Depok.

Pendekatan kimia bioorthogonal menjadi bagian penting dalam inovasi tersebut. Prinsip ini memungkinkan suatu reaksi kimia berlangsung secara spesifik di dalam sel hidup tanpa mengganggu proses biokimia normal. Dalam Deep-BioOrtho, konsep ini digunakan untuk menyimulasikan skenario aktivasi obat kanker paru secara lebih terarah berdasarkan hasil analisis citra.

Hafiz, yang berperan sebagai perancang utama algoritma deep learning, mengatakan bahwa pemanfaatan kecerdasan buatan membuka peluang untuk membantu tenaga medis mengolah informasi dari citra medis secara lebih efisien dan presisi. Integrasi AI dengan pendekatan kimia bioorthogonal dalam satu kerangka perangkat lunak dapat menghubungkan proses deteksi dengan simulasi pengobatan secara lebih terpadu.

Pengembangan Deep-BioOrtho berlangsung selama tiga bulan dengan bimbingan Dr. (Eng) Pugoh Santoso, S.Si., M.Si. dari Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) UI sebagai pembimbing utama dan dr. Gatut Priyonugroho, Sp.P(K)-Onk., FISR dari Fakultas Kedokteran (FK) UI sebagai pembimbing lapangan.

Pugoh menilai pengembangan prototipe tersebut menunjukkan keberanian mahasiswa UI mengeksplorasi pendekatan lintas disiplin dalam menjawab persoalan kesehatan.

“Semula ide ini diragukan oleh beberapa orang karena terlalu kompleks, tetapi saya percaya dedikasi Reza dan tim untuk membangun penelitian inovatif berupa prototipe software Deep-BioOrtho hingga tahap ini merupakan pembuka jalan bagi pengobatan kanker paru masa depan yang lebih baik di Indonesia,” ujarnya.

Sementara itu, Gatut melihat Deep-BioOrtho berpeluang untuk dikembangkan melalui penelitian lanjutan. “Prototipe software yang dibangun Reza dan tim merupakan preliminary kanker paru yang sangat potensial dan dapat dikembangkan lebih lanjut di Indonesia hingga mencapai golden standard penanganan kanker paru untuk membantu dunia medis,” katanya.

Sebagai inovasi mahasiswa dalam bidang kesehatan, Deep-BioOrtho memerlukan pengembangan serta validasi lebih lanjut sebelum dapat digunakan dalam praktik klinis. Tim berharap riset ini menjadi bagian dari pengembangan teknologi medis di Indonesia, khususnya dalam mendukung deteksi kanker paru dan eksplorasi pengobatan yang lebih presisi. Inovasi ini juga mengantarkan tim untuk berkompetisi dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (PIMNAS) 2026.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.