Thu,10 September 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. #Aswaja
  3. PISA 2025, P2G Soroti 24 Persen Murid Indonesia Alami Perundungan

PISA 2025, P2G Soroti 24 Persen Murid Indonesia Alami Perundungan

pisa-2025,-p2g-soroti-24-persen-murid-indonesia-alami-perundungan
PISA 2025, P2G Soroti 24 Persen Murid Indonesia Alami Perundungan
service

Jakarta, NU Online

Kenaikan skor Programme for International Student Assessment (PISA) Indonesia tidak serta-merta menunjukkan seluruh persoalan pendidikan nasional telah teratasi. Di balik capaian tersebut, lingkungan belajar masih menghadapi persoalan serius, salah satunya perundungan.

Data PISA 2025 menunjukkan sebanyak 24 persen murid Indonesia mengalami perundungan beberapa kali dalam sebulan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan rata-rata negara Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD), yakni 20 persen.

Kepala Divisi Advokasi Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) Iman Zanatul Haeri menilai tingginya angka perundungan tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah dan satuan pendidikan.

Menurutnya, peningkatan capaian akademik tidak akan optimal apabila murid masih menghadapi kekerasan di lingkungan belajar.

“Ini menjadi alarm bagi satuan pendidikan untuk menciptakan ekosistem lingkungan belajar yang aman, nyaman, sehat, dan terlindungi,” katanya dalam keterangan tertulis, Kamis (10/9/2026).

Iman mengatakan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemdikdasmen), Kementerian Agama (Kemenag), dinas pendidikan, dan satuan pendidikan dituntut membangun sistem sekolah dan madrasah yang aman dari berbagai bentuk kekerasan.

Menurutnya, iklim keamanan merupakan salah satu komponen penting dalam mewujudkan pendidikan bermutu.

“Bagaimana kualitas atau mutu pendidikan akan dicapai, jika murid alami kekerasan, jika lingkungan belajarnya tak aman,” ucapnya.

Ia menegaskan pemerintah pusat dan pemerintah daerah berkewajiban mendampingi, membimbing, dan membersamai satuan pendidikan dalam menciptakan lingkungan belajar yang aman, menghargai perbedaan, serta tidak menoleransi kekerasan dalam bentuk apa pun.

Dedikasi Guru Tinggi

Di sisi lain, Iman menilai capaian PISA 2025 juga menunjukkan tingginya dedikasi guru Indonesia dalam mendampingi murid.

Sebanyak 85 persen guru di Indonesia disebut terus mengajar hingga murid memahami materi. Angka tersebut jauh di atas rata-rata OECD yang mencapai 69 persen.

Selain itu, sebanyak 80 persen guru membantu murid hingga benar-benar memahami materi, dibandingkan rata-rata OECD sebesar 73 persen.

“Guru menjelaskan materi ke murid sampai mereka benar-benar memahaminya. Dukungan belajar yang kuat dari guru dapat memperkecil ketimpangan pemahaman antarmurid, sebab guru meluangkan waktu ekstra kepada semua murid tanpa kecuali,” ujarnya.

Namun, Iman melihat kondisi tersebut juga menunjukkan sebuah paradoks. Di satu sisi, tingginya pendampingan guru menunjukkan dedikasi dalam membantu murid. Di sisi lain, kondisi tersebut dapat menjadi indikasi bahwa sebagian murid belum memiliki kemandirian belajar dan beban kerja guru masih tinggi.

Iman mengingatkan pemerintah agar tidak terlena dengan kenaikan skor PISA Indonesia. Menurutnya, pemerintah masih menghadapi tantangan untuk mencapai target capaian PISA 2029 sebagaimana tercantum dalam RPJMN 2025–2029.

“Meskipun skor PISA Indonesia naik, Kemdikdasmen jangan lupa ke depan, tugas rumah pemerintahan Prabowo tidaklah mudah, mencapai target skor PISA 2029 yang tinggi yaitu Membaca 409, Matematika 416, dan Sains 426 dalam RPJMN 2025-2029,” pungkasnya.

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.