Mon,4 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Environment
  3. Banjir Kalimantan Selatan, Buah Pembiaran Kerusakan Lingkungan?

Banjir Kalimantan Selatan, Buah Pembiaran Kerusakan Lingkungan?

banjir-kalimantan-selatan,-buah-pembiaran-kerusakan-lingkungan?
Banjir Kalimantan Selatan, Buah Pembiaran Kerusakan Lingkungan?
service

Fathurrahman, warga Desa Ju’uh, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, tidak bisa melupakan kejadian 27 Desember tahun lalu. Saat itu, pukul 5.00, hujan deras datang sejak malam sebelumnya membuat aliran Sungai Pitap luber ke tengah pemukiman. Dengan gesit, dia gendong dua anaknya menembus banjir, menuju rumah tetangga yang bertingkat dua. Setelah itu, dia kembali ke kediamannya untuk berjaga. Di sana, air sudah setinggi lutut orang dewasa. Padahal, dia sudah membuat bangunan itu lebih tinggi 1,5 meter, setahun sebelumnya, karena banjir kerap datang. Namun, langkah itu tidak cukup kali ini. “Banjir ini yang terparah yang pernah saya lihat selama saya hidup di kampung ini, sebelum rumah ditinggikan, banjir setinggi lutut. Setelah ditinggikan, juga mencapai lutut,” katanya. Awalnya banjir di Balangan melanda Tebing Tinggi dan Halong. Meski genangan di kedua kecamatan itu surut dalam sehari, namun muncul di empat kecamatan lain, Awayan, Juai, Paringin Selatan, dan Lampihong. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalsel, banjir tersebut melanda 34 desa di Balangan. Berdampak pada 13.825 jiwa dari 4.289 keluarga, dan merendam 4.254 rumah. Juga, 9 jembatan penghubung desa, 44 fasilitas ibadah, 30 fasilitas pendidikan, satu fasilitas pelayanan kesehatan, serta 13 kantor. Secara provinsi, banjir yang menimpa Kalsel 27 Desember 2025 hingga awal Januri 2026 itu meluas hingga 10 dari 13 kabupaten atau kota. Meliputi Balangan, Banjar, Hulu Sungai Utara, Hulu Sungai Tengah, Hulu Sungai Selatan, Tapin, Tanah Laut, Tabalong, Banjarbaru, dan Banjarmasin. Data per 11 Januari, sebanyak 221.377 jiwa dari 76.933 keluarga terdampak. Ia memaksa 5.248 orang mengungsi karena 32.265 rumah terendam…This article was originally published on Mongabay

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.