Fri,22 May 2026
USD41,57
%0.21
EURO48,55
%0.10
GBP55,54
%0.10
BIST11.258,72
%-1.04
GR. ALTIN5.012,06
%0.23
İstanbul
Ankara
İzmir
Adana
Adıyaman
Afyonkarahisar
Ağrı
Aksaray
Amasya
Antalya
Ardahan
Artvin
Aydın
Balıkesir
Bartın
Batman
Bayburt
Bilecik
Bingöl
Bitlis
Bolu
Burdur
Bursa
Çanakkale
Çankırı
Çorum
Denizli
Diyarbakır
Düzce
Edirne
Elazığ
Erzincan
Erzurum
Eskişehir
Gaziantep
Giresun
Gümüşhane
Hakkâri
Hatay
Iğdır
Isparta
Kahramanmaraş
Karabük
Karaman
Kars
Kastamonu
Kayseri
Kırıkkale
Kırklareli
Kırşehir
Kilis
Kocaeli
Konya
Kütahya
Malatya
Manisa
Mardin
Mersin
Muğla
Muş
Nevşehir
Niğde
Ordu
Osmaniye
Rize
Sakarya
Samsun
Siirt
Sinop
Sivas
Şırnak
Tekirdağ
Tokat
Trabzon
Tunceli
Şanlıurfa
Uşak
Van
Yalova
Yozgat
Zonguldak
  1. News
  2. Lentera
  3. Tenun Bumpak, Dikenal atau Dikenang

Tenun Bumpak, Dikenal atau Dikenang

tenun-bumpak,-dikenal-atau-dikenang
Tenun Bumpak, Dikenal atau Dikenang
service

Bincangperempuan.com- Tenun bumpak, kain tradisional Suku Serawai di Bengkulu, berada di ambang kepunahan. Marleni (45), atau Leni, nyaris menjadi satu-satunya penenun yang masih setia menjaga warisan ini. Sejak kecil ia belajar menenun dari ibu dan neneknya, dan selama lebih dari 30 tahun, bunyi alat tenun tak pernah benar-benar berhenti dari rumahnya di Seluma.

Di tengah gempuran tekstil modern dan minimnya minat generasi muda, Leni bertahan dengan caranya sendiri. Ia menenun setiap hari, membuka galeri, memasarkan karyanya lewat media sosial, hingga mengajar perempuan lintas generasi dan mahasiswa. Upaya ini bukan sekadar mencari nafkah, melainkan usaha menyelamatkan identitas budaya yang perlahan tergerus zaman.

Ancaman kepunahan kian nyata karena lemahnya regenerasi dan dukungan kebijakan. Sejumlah tenun khas Bengkulu bahkan sudah punah lebih dulu. Masyarakat adat dan pemerhati budaya mendesak pemerintah daerah hadir lebih serius dari regulasi, pendidikan, hingga pemasaran agar tenun bumpak tak hanya bertahan di tangan satu orang, lalu hilang diam-diam.

Baca berita lengkapnya hanya di teras.id/bincangperempuan-com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel

0
emoji-1
Emoji
0
emoji-2
Emoji
0
emoji-3
Emoji
0
emoji-4
Emoji
0
emoji-5
Emoji
0
emoji-6
Emoji
0
emoji-7
Emoji
Berlangganan Newsletter Kami Sepenuhnya Gratis Jangan lewatkan kesempatan untuk tetap mendapatkan informasi terbaru dan mulai berlangganan email gratis Anda sekarang.

Comments are closed.

Login

To enjoy kabarwarga.com privileges, log in or create an account now, and it's completely free!

Install App

By installing our application, you can access our content faster and easier.

Ikuti Kami
KAI ile Haber Hakkında Sohbet
Sohbet sistemi şu anda aktif değil. Lütfen daha sonra tekrar deneyin.